ke+hilang+an

Aku kehilanganmu, bahkan ketika kita masih bersama.

Malam telah menggelap, menabur hujan seperti spora tertiup angin. Tidak deras, namun pasukan kecil itu bersepakat menyerbu bumi bersama-sama. Dan kita berdua tak takut akan serbuan mereka.

Aku menaiki jok belakang, pertanda akan duduk di belakangmu sepanjang perjalanan. Belum sampai roda berputar, hati ini merasa ngilu: akankah kualami lagi kebersamaan ini nanti? Mataku panas, namun aku berjuang menahan bulir embun dari ujungnya terjatuh. Aku tak mau menangis. Tidak. Kita harus menciptakan bahagia di kebersamaan ini.

Sepanjang perjalanan kita masih berbincang. Kamu bercerita. Aku menjawab dengan jawaban pendek saja. Supaya kamu tak tau suaraku mulai parau karna menahan ngilu di dada dan air mata di pelupuk mata. Kupandangi langit, memasukkan lagi air mata yang tergenang. Ragu-ragu tanganku menyentuhmu. Tidak kuberpegang di pinggangmu. Tidak kumasukkan kedua tanganku di saku jaketmu, seperti biasanya saat kita melaju di atas dua roda. Aku sibuk menghalau perih di hatiku. Dan aku tak mau kamu tau.

Kita berhenti di dekat perempatan. Memasuki toko kecil, membeli beberapa keperluan. Usai terbeli, kita keluar. Kembali kunaiki jok belakang. Dan ngilu itu kembali menelusup di relung hati. Sakit. Sakit sekali. Kamu bertanya kita akan ke mana. Dan kali ini aku tak mampu menjawabnya. Air mata yang kutahan sekuat daya, luluh juga tanpa bisa kutunda. Tak bisa kujawab pertanyaanmu dengan tangisku. Kamu tak tau apa yang terjadi denganku. Ya. Kamu tidak melakukan apapun yang menyakitiku. Wajar kamu tak tau makna air mataku.

Kita melaju pelan. Kamu tak banyak bertanya, hanya menuruti apa mauku. Aku merasa bersalah telah membuatmu bertanya-tanya, bahkan mungkin mencari-cari: apa salahku. Aku pun mencoba membuat kita tertawa, melumerkan kebekuan yang sempat melanda.

Malam itu. Dan aku menuliskannya kini, saat aku merasa telah kehilanganmu bahkan ketika kita sedang bersama.


Rabu, 09032011, 20.39

Lho, kok postingannya jadi kaya punya ~Ra sih? Hihihi…., sebenernya dulu juga sering nulis dan kasih soundtrack sih, cuma karna blog ~Ra bertajuk ‘menceritakan lagu & melagukan cerita’, jadilah di setiap tulisannya pasti ada lagunya :P. Ada yang belum kenal ~Ra? Masa sih? Saya justru banyak kenal teman-teman dari dia kok :D.

Kemarin beberapa waktu yang lalu ada teman saya di sini yang nyeletuk: “mbak, mbok tulisan mb yang di FB yang tentang perjalanan ke Jepang itu diupload di blog. Siapa tahu ada yang kaya aku mau ke Jepang kan bisa baca pengalamannya mb. Kalau di blog kan bisa dibaca semua orang.”. Hihi…tahun lalu waktu dia mau ke sini dan tanya ini itu, memang trus saya suruh baca note saya itu, karna kebetulan satu program. Lalu bulan Oktober lalu waktu ada yang mau datang lagi dan nanya ke saya lagi, saya kasih link note itu lagi. Dan kata mereka -yang sama2 baru pertama kali ke luar negeri sendiri- pengalaman yang saya tulis itu bikin mereka percaya diri buat berangkat ke Jepang sendiri :D. Kalau ada yang tanya: kenapa dulu gak di-upload di blog? Karna dulu blog ini mau saya hapus!! Hehehe……

Nah, berhubung sekarang saya sedang counting down untuk pulang, boleh deh sekali-sekali saya selipkan tulisan saya tentang Jepang yang sudah saya upload di FB ke sini. Flashback buat saya sendiri sih, sekalian count down. Btw, kenapa sekarang jadi merasa sedih mau ninggalin Jepang yaa.. Padahal awal berangkat dulu punya slogan: jarak ribuan mil itu dekat dan dua tahun itu cepat. Ini sekarang jadi kerasa cepaaaaat sekali. Huhuhu….

Baiklah, hari ini nulis ini dulu. O iya, kata BunAff, gaya ngeblog saya sekarang beda, katanya kaya penyiar. Halah…apa iya? Xixixi…perasaan sama aja. Bagaimanapun, yang penting jujur, gak SARA, gak nipu (lagi hits nih πŸ˜› ), & bisa diterima teman-teman semua ya.. Amin.

Selamat malam semua. Salam dari saya,
Titik

Advertisements

50 thoughts on “ke+hilang+an

  1. LJ says:

    dua tahun lamanya, jepang menjadi rahim yang telah melahirkan diri Tt yg berikutnya.. jika ada rahim makanya ada tjinta di situ T..

    # diri Tt yang berikutnya itu akan terus terlahir dengan tempaan/rahim yang lain pula.
    # begitu kata orang bijak.. πŸ˜›

  2. mama hilsya says:

    iya Ti.. tulisan-tulisan di sana dibikin catatan..
    kali aja berguna bagi nusa dan bangsa…
    kayak sekarang, walopun kesannya ga mutu tapi tetep aku tulis aja, hihi
    nyesel aja dulu sempet banyak punya cerita tapi ga ada yg inget detilnya

    • celoteh .:tt:. says:

      aku dulu gak ingin orang tau kalo sdg di Jpg mb.. Tapi tnyta byk yg ingin aku cerita, jd kuceritain di FB yg temen2nya cuma tmn2 yg kukenal saja. Hehe… sekarang kupublish di umum deh.. πŸ™‚

  3. omietha BunAff says:

    hihihi.. ke mention sama seleb blog wannabe tt .. πŸ™‚ .. jadi terharuuu… #halah… iya bener banget slogan arak ribuan mil itu dekat dan dua tahun itu cepat .. kayak baru kemarin ya dengernya.. ternyata udah mau maret aja… #siap siap sambut tt…..

  4. niee says:

    iya mbak, ayo ditulis, karena aku suka banget tentang cerita perjalanan seseorang menempuh hidup baru dineraga orang kayak gitu. itung2 bagi pengalaman kan yak πŸ™‚

Any comments?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s