Mendengar dengkuranmu

Bukankah kebahagiaan itu begitu sederhana? Ketika kudengar dengkuranmu, tak terasa bulir bening mengumpul di ujung mata. Bahagia. Tidurlah dengan nyenyak. Esok pagi matahari akan hadir membangunkan kita..

34 thoughts on “Mendengar dengkuranmu

  1. katacamar says:

    setelah dua tahun? baru denger lagi? itu karena tumpukan kangen…. met bahagia..🙂
    oi… sudah sampai di kampung halaman🙂

    bagaimana ya bahagianya kalau dengerin dengkurannya suami?

Any comments?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s