Berseru untuk Ibu Prita

Mbaca kabar tentang Ibu Prita yang ditahan gara2 mengungkapkan ‘keluhan pelanggan’, di sini, di sini, juga di sini…  hmmhh…sungguh miris.  Kenapa juga nggak diselesaikan secara baik-baik. Nulis di Suara Pembaca di surat kabar aja ditanggapi dengan baik-baik kok. Bahkan nulis di blog  aja ditanggapi dengan baik. Seperti yang dialami mas ini. Hmm…

Yang jelas sekarang mb Prita ini ditahan di penjara wanita di tangerang. Padahal beliau masih punya anak kecil2… Balita yang masih belum bisa lepas dari ibunda. O God! Gk kubayangkan tangis si anak ketika haus minta asi, atau ketika hendak tidur dan rindu gendongan atau pelukan bunda…. Sabar ya Nak! Banyak yang mendukung Bunda untuk bebas….

Mari teman2, kita dukung pembebasan Bu Prita. Pasang bannernya di blog teman2, seperti seruan ndorokakung ini…..

Berseru untuk keadilan!!! Berseru untuk kebenaran!!!

Advertisements

5 thoughts on “Berseru untuk Ibu Prita

  1. Eka Situmorang-Sir says:

    Seharusnya duduk bersama untuk membicarakan pokok komplain
    malah memperkarakan hal ini dan menjadi isu nasional.

    Saya dukung ibu Prita… hak konsumen untuk bicara, jangan diberangus.
    Saya sudah baca emailnya, saya rasa tidak ada yang memojokkan. Murni seruan kekecewaan dan keinginan untuk ditanggapi dengan porsi yang benar.

    .:tt:. yup…semoga pihak RS mendengar seruan rekan2 semua…

  2. hawe69 says:

    apa ada yang kenal pengacara hebat untuk membantu Bu Prita secara pro-bono?

    ah.. duit itu benar-benar bisa beli hukum dan aparat yah..

    kasian..

    gak bakal deh gw berobat ke RS ituh.. gila ajah nuntut hak jawab pasien malah dianggap kriminal..

    .:tt:. gk ada kebebasan ngomong di negeri ini yah?? [-(

  3. annas says:

    Kasus Prita Mulyasari, menodai semangat kebebasan berpendapat di muka umum, dan kembali di BUNGKAM!!!
    Lawan aksi pengkebirian kebebasan berpendapat!!!!

    salam,

    Bakudara!!!

    .:tt:. yupz….saatnya mengingatkan lagi tentang kebebasan berpendapat….

  4. Fuad says:

    tenggok masalahnya secara gamblang, kebebasan berpendapat boleh tapi kalau merugikan kepentingan orang lain gimana, kita punya YLKI sebagai penyalur pendapat kita. jangan setelah kejadian baru dech kita melapor ke YLKI kan ngak lucu..

    saya setuju pendapat Anda: YLKI harus lebih giat mempromosikan diri….

Any comments?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s