untuk ayah…

sore ini ayah menelepon..

“aku ingin bicara dengan anakku”

kudengar suara itu sepi

jauh di sana ayah sendiri….

“sedang apa kau Nak? suaramu tampak lelah”

ya ayah, suaramu tampak penuh rindu

sedang apa ayah sekarang?

jangan lupa minum obatnya

kalau tidak bisa tidur, jangan terus kau ingat ibu

kenangan tentangnya membuatmu ingin selalu terjaga

supaya bayang ibu terus ada

tidurlah ayah, ibu akan datang dalam mimpimu…

ayah berpesan: “hati-hati ya Nak”

dan menutup telponnya….

aku mengasihimu ayah

meskipun aku tak selalu di sampingmu

aku tau sepimu

hanya suaraku menemanimu

itupun hanya seberapa waktu..

maafkan anakmu ayah

tak bisa setia mendampingi seperti ibu…

Advertisements

Any comments?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s