Poligami oh poligami….

Waks…dari judulnya saja perempuan di mana pun pasti sudah sedikit meletup ujung hatinya. Hmm…ya, memang ‘sepertinya’ tidak ada perempuan yang mau dipoligami, kecuali mereka-mereka yang memang tingkat keimanannya tinggi. Siapa coba dari kalian yang mau dimadu? Saya acungin dua jempol deh. Kemarin sempat baca-baca blog teman-teman, ada juga yang mengangkat topik poligami. Dia mengungkapkan bahwa perempuan yang mau dipoligami adalah penghuni surga. Salah satu pintu surga adalah mau dipoligami.

 

Belum lama ini saya ngobrol-ngobrol dengan teman. Kebetulan topiknya tentang poligami. Seorang ibu ditanya oleh suaminya: “Ma, papa mau nikah lagi, boleh Ma?”. Kalau saya yang ditanya begitu mungkin saya langsung mrengut atau mencak-mencak nggak karuan. Tapi untungnya yang ditanya begitu bukan saya tapi seorang ibu yang bijaksana. Dia menjawab dengan tenang: “Boleh aja Pa. Tapi gini Pa, kalau papa nikah lagi, berarti mama kan udah dimadu tuh, nah kalau nanti ada laki-laki yang lebih baik dari papa dan mau menikahi mama, boleh dong pa mama minta cerai dan nikah sama laki-laki itu?”. Mendengar cerita kawan saya tadi saya tertawa….. Wah, hebat juga si ibu menjawab. Suaminya hanya tersenyum simpul tak berani melanjutkan keinginannya. Hihi… Ada pula cerita yang hampir sama. Seorang suami minta izin untuk menikah lagi. Dia bilang:”Ma,  pintu surga itu salah satunya mau dipoligami lho ma.” Dan sang istri menjawab: “Saya pilih pintu surga lainnya ya Pa, dari zakat misalnya.” Hehe,kembali saya tersenyum. Referensi-referensi jawaban kalau seandainya suami saya kelak minta nikah lagi (haduh,,,amit-amit, jangan sampai deh..).

 

Saya tak berani membahas banyak tentang poligami dari sudut agama, karna itu memang bukan wilayah saya. Saya hanya sedikit mengungkapkan apa yang saya rasa/pikirkan seandainya saya dipoligami. Aduh, sepertinya saya bukan wanita yang bisa dipoligami. Jangankan sudah resmi menikah, masih pacaran saja saya pasti tidak mau dijadikan pacar kedua atau diminta berbagi pacar. Aih, putuskan salah satu, baru saya mau jadi pacarmu,hehe…. Saya, meskipun bandel, masih bisa tau perasaan wanita, karna saya juga wanita. Berbagi pacar yang ada hanya bikin hati selalu curiga, khawatir, dan lain-lain perasaan buruk. Sudah begitu mesti siap-siap menerima prasangka atau omelan dari rival kita. Waduh, sumpah deh rasanya sakit. Mana kadang dituduh-tuduh pula…sama nuduh-nuduh juga sih,hehe…. Lebih baik nggak sama sekali deh daripada harus dibagi-bagi. Nambah dosa.

 

Salut sama Teh Nini istri pertama Aa Gym yang mau dipoligami. Aa Gym ni salah satu idola saya. Dan saya masih tetap mengidolakannya meskipun dia melakukan poligami. Biarlah, itu pilihan hidupnya J. Tapi pilihan hidup saya: Say NO to Piligami….. Bagaimana pilihan Anda?? Itu terserah Anda,hehe….

Advertisements

4 thoughts on “Poligami oh poligami….

  1. mas stein says:

    saya termasuk orang yang ndak percaya kata aku cinta kamu diucapkan ke dua orang atau lebih. mbagi harta mungkin bisa, mbagi hati? susah! 😆

    setuju!!! hehe….mari berbagi..lho?? berbagi harta maksudnya..hehe…
    welcome mas stein…..makasih dah mampir…

Any comments?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s