Kenapa?

Kenapa sekolah

Dalam perjalanan menuju sekolah.

K : Kalau gak sekolah kenapa si, Ma?

M : Ya nanti jadi bodho.

K : Kalau bodho kenapa?

M : Kaya kebo.

K : Kalau kebo sekolah di mana si, Ma?

M : Ya di kebun binatang.

K : Kebun binatangnya mana?

M : Di Jogja.

K : Kok kebonya malah gak sekolah kenapa?

M : Lha kebonya malah cuma mau main-main aja.

K : Kalau sekolah nanti…

M : Kalau sekolah nanti jadi pinter.

K : Kan kemarin mas Krishna udah ke Taman Pinter.

M : @#$%^&*()

 

Kenapa d’Ganesh keluar dari perut Mama

K : Kok d’Ganesh keluar dari perutnya Mama kenapa?

M : Ya biar d’Ganesh tumbuh besar, Di perut Mama dah gak cukup.

K : Kalau gak keluar kenapa?

M : Perut Mama gak cukup. Kalau keluar d’Ganesh bisa tambah besar, jadi bisa main-mainan sama m’Krishna.

Lalu berlari mengajak d’Ganesh bermain.

————–

Oh Gusti, pertanyaan-pertanyaannya semakin sulit saja. Belum lagi kalau di jalan lihat tower provider selular dan sutet, maka pertanyaannya akan semakin sulit dijawab dengan benar tetapi menggunakan bahasa yang mudah diterima anak usia 4 tahun sepertinya. Hmm….kalau aku punya anak nanti, apa bisa jawab pertanyaan-pertanyaan seperti itu… Hmm….

Tentenya Krishna,

yustha tt

28 thoughts on “Kenapa?

    • yustha tt says:

      Iya ya Bun, lama gak cerita ttg Krishna. Hihi…
      Masih suka sama kereta. Tapi sdh merambah ke pesawat juga. Sukanya nyebutin pesawat yang dinaiki tantenya: Garuda Indonesia, Lion Air (lafalnya fasih kalo nyebut maskapai ini), Air Asia, Japan airlines (yg ini masih belum fasih). Setelah nyebutin nama2 maskapai, terakhirannya nanya: “mb Tanti kapan pulangnya sih?” hehehe…

  1. applausr says:

    aku sudah ditanyaain begituan.. jawab aja seperti menjelaskan sama seperti orang dewasa, selama untuk hal hal yang tidak sensitive.. kalau yang sensitive harus lebih kreatif diikit… hehehe

    time will come..

  2. ranselhitam says:

    Sekarang aku juga sering berinteraksi dengan anak-anak mbak. Banyak pertanyaan mereka yang bikin ketawa sampe bikin pusing. Salah satunya adalah nanya “Miss, itu kenapa misternya namanya Niko?” (salah satu temen teacherku namanya Niko), njuk aku njawab piye jal? mung ngikik tok hehehe

    • yustha tt says:

      Hwakakak….
      Kemarin Krishna punya pertanyaan aneh lagi setelah kubikinkan origami kodok loncat: “kenapa kodok jalannya lompat si Ma?” heuheuheu….
      Mamanya bingung donk jawabnya. Akhirnya jawab kalau itu sudah takdir 😀
      “Ya memang udah gitu, kalau kodok lompat, kalau kucing jalan, kalau burung terbang…”
      “Kalau pesawat, Ma?”
      “Kalau pesawat….?”
      “Terbanggg!!!”
      Aku di balik skype ketawa sambil manthuk2. Jangan lupa pujiannya: “pinter”. 😀

  3. nh18 says:

    percaya sama saya …
    Bisa … pasti bisa dijawab …
    bahkan hanya dengan belaian sayang di kepala anak-anak …
    mereka pasti akan mengerti

    salam saya TIk

  4. Elsa Yellow says:

    hehehee…bener bener…
    pertanyaannya tidak akan pernah selesai
    dan bikin pusiiiiiiiiiiiiiing

    kita harus jawab sebenar benarnya
    karena jawaban yang kita berikan akan diingat terus

Any comments?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s