Persahabatan bagai kepompong…

Ada yang masih ingat lagu itu? Lagu itu terkenal sekali beberapa waktu lalu. Teman-teman masih ingat atau sudah melupakan lagu itu seiring banyaknya lagu baru yang bermunculan? Hehe….. Lupakan pertanyaan saya :P. Bukan mau membahas tentang lagu itu kok. Tapi mau membahas persahabatan saya dan teman-teman semasa KKN saya. 🙂

Siapa yang tidak setuju bahwa masa KKN adalah masa yang sangat menyenangkan? Hayoo jujur, siapa yang dapat jodoh saat KKN? Siapa yang putus sama pacar gara-gara si pacar cemburu sama teman KKN? Siapa yang kecantol anak Pak Dukuh saat KKN? Siapa yang digoda ‘penunggu dukuh’ saat KKN? Ah, kalau ini sih si mungil yang hobi pethakilan loncat sana loncat sini itu. Hihi… Nah, buat saya, masa KKN adalah masa yang sangat menyenangkan. Dan saya sangat bersyukur mendapat 1 tim kelompok KKN yang baik-baik dan sangat kompak. Persahabatan kami langgeng sampai sekarang. Mmm…kami KKN pada tahun 2004, jadi sudah 7 tahun ya. Tapi kami masih berkomunikasi dengan baik, meski ada 1 anggota tim yang sekarang tidak kutahu kabar beritanya, yang lainnya masih connected :D.

Teman2 KKN. Hayoo..sy yang mana? Halah, mukamu kan gk berubah Tik! 😛

Kami masih saling berbagi tentang banyak hal. Dari ber-10 itu, saya paling dekat dengan 3 orang: 2 putri dan 1 putra. Dengan mereka bertiga kami masih saling berbagi dan bercerita. Dengan yang lain kami juga masih saling berkomunikasi meski topik pembicaraan tidak begitu ‘dalam’. Hehe…. Kami masih saling menyuport lho. Ketika salah satu mendapat kebahagiaan, kami akan berbagi dan ikut berbahagia. Ketika salah satu mendapat kesusahan, sebisa mungkin kami membantu. Persahabatan yang sangat menyenangkan. Saya pernah menuliskan kebahagiaan yang saya rasakan ketika sahabat saya akhirnya lulus kuliah di sini. Senang sekali rasanya. Ikutan plong. Hehe…

Kami kadang masih bertemu meskipun sangat jarang karna kesibukan kami masing-masing. Kalau kami bertemu, wah, rasanya kembali muda, kembali ke masa KKN dulu. Hihihi… Meski dalam setiap pertemuan selalu tidak bisa komplit, tapi puji Tuhan tali silaturahmi bisa terus terjalin. Kadang kami pergi ke pantai, atau hanya berkumpul saja di rumah siapa dan mengobrol sana-sini, atau ketemu di rumah makan mana dan ngobrol sambil makan di sana.

Pertemuan dengan mereka, Maret 2010

 

Waktu sekolahnya ngadain trip, saya diajakin 😀

 

Pertemuan sebelum sy berangkat (Maret 2011)

Setelah saya jauh, kami berkomunikasi melalui internet, kadang melalui YM, kadang FB, dan kadang skype. Bersyukur dengan adanya teknologi kami bisa terhubung dengan mudah meski jarak memisahkan. Hehe.. Dan beberapa malam yang lalu sahabat saya menelepon melalui skype. Begitu saya ‘angkat’, eh yang keluar wajah sahabat saya yang lain. Wah…senangnya saya bisa melihat wajah mereka berdua. Ya, sahabat saya yang perempuan mudik dari (dekat) ibu kota dan berkunjung ke sahabat saya yang laki2. Lalu mereka menelpon sy. Senang sekali. Sambil kami mengobrol, kami pun chatt dengan sahabat kami yang lain yang tidak ikut dalam telepon itu. Jadi berasa kumpul KKN lagi. Senangnya.Kumpul KKN online 😀

Kumpul KKN online 😀

Bahagianya saya bisa ‘berkumpul’ bersama mereka meski hanya di dunia maya. Ups. Bukan. Ini bukan maya, ini nyata. Kebahagiaan saya bertambah ketika sahabat saya mengabarkan bahwa dia akan tunangan dan mempersiapkan pernikahan. Wah…bahagia sekali rasanya. Meski sedih juga karna saya tidak bisa menghadiri pertunangan maupun pernikahannya. Tapi doa saya tetap saya kirimkan untuk dia. Ya. Malam tadi salah satu dari dua sahabat saya itu bertunangan. Semoga ikatan yang sudah kuat itu semakin dikuatkan. Semoga persiapan menuju pernikahan diberi kelancaran dan kemudahan dan akhirnya ikatan kalian dikuduskan dalam nama Tuhan. Amin. Doaku dari sini untukmu, sahabat. 🙂

 

Yang merindui sahabat2,

21 thoughts on “Persahabatan bagai kepompong…

  1. nh18 says:

    Persahabatan saat KKN itu pasti indah sekali …
    Apalagi jika kita ditempatkan di desa yang relatif terpencil …
    Akan semakin seperti keluarga … karena kita harus saling hibur … saling bahu membahu … di daerah yang serba kekurangan

    salam saya Tik

    #tt:
    Ya Om. Meski lokasi KKN sy di sekolah dan bukan di dukuh, tapi tetap saja kami seperti 1 keluarga, karna kami kost di dekat sekolah, satu kostan. Dan sahabat sy yang rumahnya dekat lokasi sekolah tidak kost. Kami jd dekat gk cuma sama dia tapi juga dengan keluarganya. Setelah selesai KKN, kami mengunjungi rumah kami masing-masing, mengenal keluarga kami masing-masing. Jadi mereka pernah sampai rumah sy di Purworejo lho Om. Hehe…

    Salam juga ya Om… 🙂

  2. mel says:

    Titikkkkkkkkkk…., sekarang malah aku yang nagis….:( hayo siapa yang mau minjemin pundak……

    #tt:
    Eh..eh..ampun nangis ah.. Cup cup…
    Hehe…sekarang udah ada yang ‘ngasih’ pundaknya kalau kamu nangis. Nggak cuma ‘minjemin’ aja… 🙂
    Selamat ya sist…
    My pray for u both…

  3. vitta says:

    Saya gak ngerasain KKN siy, jadi gak tau rasanya
    tapi jodoh saya emang temen kuliah hehe…

    #tt:
    hihi…meski gk mengalami KKN tp dpt jodoh dari kuliah juga ya Vit.. 😛

  4. LJ says:

    **t.. kurus amat

    Bundo dulu kkn di gunung puntang.. jawa barat.
    seru, emang..! 🙂

    #tt:
    yang mana Bun yg kurus??
    Kalo yg atas2 iya masih kurus. Foto tergress yg bawah sendiri, itu foto malam Kamis kemarin.
    Sy naik 2.5kg lho Bun di sini, jadi udah gk kurus banget. Hehe… 😀

    Masih terkenang kan Bun kisah2 masa KKN di Gunung Puntang.
    Awas, jangan senyum2 sendiri lho ya… 😀

  5. Susindra says:

    Masa KKN memang menyenangkan dan banyak cerita seperti itu. Hik.. hik… kehilangan pacar, dapat pacar baru. Ah, beruntung masa itu masih tidak minat pacaran

  6. Pendar Bintang says:

    Wah…senengnya….Hani g pernah KKN jadi gak tahu, he he he

    Tapi, Hani punya sahabat yang mesi kami jarak memisahkan ribuan mil tapi kami tetep baik. Intinya kalau salah satu dari kami sibuk siapapun itu kami ga saling nunggu pasti nyapa duluan….ngingetin n minimal nanyain kabar…kalau kopdaran jadi seru banget…..

  7. pethakilan says:

    huahahahha.. ada namaku disebut2.. cerita KKNku ga sebatas horor aja mbak, percintaan *ceileh percintaan bahasanye* juga ada, termasuk anaknya pak dukuh yg berhasil kena ku bikin matanya seliwer sampe akhirnya menyatakan cintanya padaku.. huahahhahhahha..
    ah.. KKN.. klo aku, dari delapan, sisa tiga yg masih komunikasi. lainnya, entah ada dibelahan dunia mana.. hehehheheheh

  8. tutinonka says:

    Tahu dong lagu persahabatan bagai kepompong (meski agak heran juga, kok kepompong sih? 🙄 )

    Wah … KKNku sudah luamaaa banget, sudah nggak pernah komunikasi lagi dengan teman-teman KKN. Tapi dulu memang cukup akrab sih, maklum saja 2 bulan tinggal serumah, bekerja bersama, tidur bersama (yang sesama perempuan maksudnya … 😀 )

  9. Yan'shu says:

    wah, mbak tt bikin aq kangen sama teman2 kuliah.. hhehehe…
    tapi kuliah yg generasi keberapa ya… hehehe…

  10. Sugeng says:

    Selalu saja kenangan indah bersama teman2 menjadi penyemangat meskipun jarak memisahkan. Untuk yang bertunangan, semoga bisa cepat mewujudkan ke jenjang pelaminan 😆

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

Any comments?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s