di Jarimu

Di Jarimu
Oleh: Bernard Batubara

Laksmi, di permukaan mataku kau menuliskan luka,
Lalu memaksa bibirku yang sedang kaulumat dengan ucapan perpisahan membaca kata demi kata.
Kita begitu fasih mengahancurkan pilihan dan tak pernah tahu bagaimana cara mengembalikan.
Sementara air mata sibuk mencari jalan pulang,
takdir melingkar tenang di jarimu serupa kegagalan yang memaksa untuk diingat.
Aku tak mampu menulis di tanganmu,
sebab sebuah genggam tak cukup menahan puluhan rencana kepergian.
Kita begitu hapal cara saling menemukan,
tapi tak pernah paham bagaimana cara bertahan.
Di dadamu ada tulisan yang tak pernah selesai.
Tentang rindu yang lumpuh di tengah jalan dan cinta yang mekar di tempat lain.
Jauh dari yang tak akan kembali,
jauh dari yang tak akan pernah terjadi….

 

*puisi milik Bernard Batubara
*suara milik Rahne Putri
*video milik Tjah Aiu 

Advertisements

14 thoughts on “di Jarimu

    • celoteh .:tt:. says:

      justru itu ekspresi hatimu yg sesungguhnya.. Tidak tercampuri intonasi dan lagu pembacaan puisi. Murni apa yang kaurasakan sendiri… Selamat menikmati kesedihan di jarimu, Pu 🙂

Any comments?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s