Mystery Guest

Terimakasih tak terhingga kepada Blogger Cool n Smart kita, Om Nanang Hernanto aka Om Nh atas ide cerdasnya mengundang siapa saja untuk menjadi penulis tamu di blog beliau. Dan sy dapat kesempatan menjadi mystery guest keduaΒ di sana :D. Perasaan saya? Wah…… Saya deskripsikan lewat point-point saja ya πŸ˜€

  1. Senang sekali
    Ini nampaknya standar ya? Tapi memang perasaan sy senang ketika tulisan saya muncul di blog beliau. Tampil di blog Om Nh gitu loh… πŸ˜‰
  2. Gelisah
    Hihihi…. Iya, sy merasa gelisah seharian. Rasanya pengen ngintip terus ke blog si Om. Penasaran, ada yang tau gk ya kalau itu tulisan sy, soalnya sy nulisnya fiksi dan sy sudah lama sekali tidak menulis fiksi di blog. Eh, ternyata ada lho yang mengenali tulisan sy. Bahagiaaaa rasanya. ^_^
  3. Salah tingkah
    Hahaha…lebay!! Jadi ceritanya sy tu pengeeen banget balas komen-komen di sana. Ngikik sendiri melihat komentar teman2. Pas mau balas, udah kuketik tuh, tapi akhirnya ku-copy dan ku-refresh lagi halaman si Om. Eeeh…Pakdhe Mars muncul dengan tulisan: “yang nulis biasanya menyembunyikan diri, kalaupun nongol pasti setelah komentar saya ini”. Buwahahahaha…..sy langsung ngakak begitu mbaca itu. Wuaaah..keduluan Pakdhe Mars ni… Lha terus nasib komenku gimana? Haha… Sy simpan dulu. Hihi..akhirnya sy postkan setelah ada beberapa komen. Dan sy sisipkan juga sedikit ‘jebakan’, hihi..curang πŸ˜›
  4. Bangga
    Sy senang sekali tulisan sy disandingkan dengan tulisan teh Orin, mb Zuhana Prit, juga sist Choco. Bagaimana tidak bangga, lha wong mereka itu karya fiksinya keren banget, sedangkan sy masih ngayal yg gk sampai, ee..lah kok ditebak kalau itu tulisan mereka. Hihihi…. Bangga donk sy πŸ˜‰

Nah, dengan menjadi mystery guest di sana, sy jadi tau, bagaimana teman-teman mengenali tulisan sy. Ada beberapa klu yg teman-teman tulis.

  1. Senja
    Huwaaa…sy jingkrak-jingkrak waktu Bunda Monda, Omietha, kak EM, Putri Usagi, n sist Choco menebak itu tulisan sy dengan kata kunci senja. Sy gk menyangka lho. Sungguh. Waktu menuliskan senja di akhir tulisan itu, itu bukan karna kesengajaan untuk memberikan klu, mengalir saja, dan ternyata malah itu yang jadi kata kuncinya. Ah…Tt & senja ternyata sudah menyatu, gk salah kalau dijuluki Gadis Senja. (Sapa yg njuluki Tik? Sy sendiri :mrgreen: )
  2. Menyingkat ‘saya’ dengan ‘sy’
    Bundo aka eMak yakin betul kalau yang nulis adalah sy hanya dengan satu biji ‘sy’ di akhir tulisan. Ho…ternyata itu ciri khas sy to? Sy jadi penasaran, apa gk ada teman lain yg juga menyingkat ‘saya’ menjadi ‘sy’ ya? Hihi…
  3. ‘Semakin mirip’ dan ‘baiklah’
    Nah, dua kata kunci ini hanya Omietha yg menebak. Ya, karna Omietha sahabat di kantor sy dan kami sering ngobrol berdua baik topik umum maupun khusus, jadi dia hafal sekali bahasa sy. Kalau tentang ‘baiklah’, sy memang sering bilang begitu untuk mengakhiri sesuatu. Nah kalau tentang ‘semakin mirip’, sy perlu tanya lagi sm Omietha, kok bisa itu jadi klu. Ternyata, kata Omietha, sy sering bilang kalau suami istri itu akan semakin mirip satu sama lain. Saya sendiri tidak menyadari hal itu, malah Omietha yg menyadari. Ternyata memang begitu ya, kita sering tidak mengetahui apa yang ada di diri kita, tetapi orang di luar kita yg bisa melihat itu. (Jadi takut, jgn2 ada keburukan di diri sy yg sy tdk ketahui tapi org lain tau… Uuuu….mudah2an jangan ya.. Kalaupun ada, tolong bilang ke sy ya… )
  4. Yakin aja
    Hyah…yg ini tidak memberikan penjelasan kenapa menebak itu tulisan sy. Mb Pu tidak memberi alasan, tetapi ‘mungkin’ mb Pu menebak itu sy karna sy memberi komen di postingan Karya Siapa Ini, milik Om Nh (merujuk komentar mb Pu di postingan mb Yuni -eh, emang sudah dibuka siapa penulis Karsini#3? Pede betul. Hihihi…). Trus, Uda Vizon juga. Tapi alasan Uda karna Orin nebak itu sy. Hihihi….. Β 

Begitulah teman-teman serba-serbi menjadi mystery guest di blog Om Nh. Seru bener, juga jadi instropeksi buat sy. Saya banyak menemukan ‘ternyata’ melalui ini semua. Terimakasih Om Nh, terimakasih teman-teman semua. Sungguh, berteman dengan teman-teman membuat hidup semakin berwarna (ngepek punya Pakdhe Cholik). And yes, this is the beauty of blogging (kalau yg ini ngepek punya….halah, udah tau semua to? πŸ˜‰ )

Salam saya…. πŸ™‚

Mendadak Kopdar

Melengkapi cerita Dini dan Ais tentang kopdar dan penculikan, sy juga mau cerita tentang drama Mendadak Dangdut Kopdar yang terjadi siang tadi. Mengharukan deh kawan. πŸ˜›

Jarum jam di pergelangan tangan sudah menunjuk waktu istirahat. Sy mulai bw ke sana kemari *hihi…dasar!*. Tiba-tiba sms datang. Dari Nandini. Isinya: “Mb Ti, lagi istirahat? Maksi yuk..” Berhubung teman-teman sy di dunia maya (baca: YM dan FB) sering ‘mengajak’ makan siang kalau tiba waktu maksi, (maksudnya mengingatkan sy untuk istirahat dan makan siang), jadi sy pikir Nandini pun mengajak sy maksi dengan tujuan seperti itu. Sy jawab: “Iya ni lagi istirahat. Yuk maksi..” dengan tanpa terpikir kalo Nandini bermaksud mengajak maksi beneran. Edodo e..ternyata Dini membalas sms sy kalo dia sedang di jalan, menanyakan lokasi kantor sy, dan akan langsung menuju kantor sy untuk menjemput sy makan siang. Doeng…ngajak maksi beneran to? Hahaha…..

Tak perlu menunggu lama, sesaat kemudian Dini sudah menelepon kalo dia sudah di depan kantor. Dengan senyum-senyum sy nyangking helm dan menghampiri gadis berbaju biru di depan kantor. Dengan semu-semu geli (karna ujug2 kopdar) sy cipika cipiki dengan Nandini, ngomentari wajah Dini yg ke-india2-an, dan sedikit bingung sambil membayangkan postur Ais (pada bingung kan? haha… ceritanya sy tertukar. Itu aja ya klu’nya πŸ˜› ). Kami pun melaju ke Jl. Kaliurang untuk cari tempat maksi. Mlipir-mlipir karna susah nyebrang, sampailah kita ke tempat makan yang cukup nyaman.

Setelah memesan makan dan minum, mulailah kami ngobrol. Berhubung sy pendiam dan Dini ceriwis, jadi deh Dini yg banyak cerita. Hihi…. Macem-macem ceritanya. Dari kopdar gentengnya dengan Ais, kopdar dengan pakdhe Cholik, dengan Bli Cahya (aih…jadi ikut manggil Bli πŸ˜› ), dan tentu saja mas Dhani’nya. Sudah membuktikan ‘kemedhokan’ Dini yg ternyata sama saja sama sy. Hahaha…. Sembari mengobrol, Dini menelpon dan sms Ais yg sedang nonton dengan adiknya. Saat makanan datang, saat Ais membalas kalau dia mau ikutan. Tungguin Ais dulu ya makannya. Mm..kok lama ya.. makan dulu yuk Din.. Hihi…akhirnya pas Ais datang sudah tandaslah makanan di piring kami.

Yieeey….akhirnya sy kopdaran juga dengan Nandini dan Ais. Nandini orangnya ceriwis dan Ais seru plus cuek kalo menurutku. Seru ketemuan sama mereka. Nemu cerita2 ‘tak terduga’. Hahaha… Ternyata dunia blogging itu aneka warna ya Din, Is.. Hihihi… πŸ˜›

Kapan kita ketemuan lagi? Kita bahas mau kita apakan K’Jul pas datang nanti? Sama mb Anna juga yg belum jadi ketemuan. Yuk..yuk…makan siang lagi… πŸ˜›

Thanks ya Nandini & Ais, udah kasih kejutan di hari Senin.

This is the beauty of blogging… This is the beauty of kopdar.. πŸ˜€

mersi mergi: pamer gusi pamer gigi πŸ˜€

About Surprise

To start this post, i wanna say that blogging is sooooo beautifull world. And this post is the one, mmm maybe two, of the beauty of blogging πŸ˜€

Seorang sahabat menulis, Prima (sy biasa memanggilnya Cepe), datang dari Semarang kemarin sore. Dia ingin memberi kejutan pada sahabat kami, calon dokter yang suka menulis,Β  Cahya, karna hari ini dia ulang tahun. Dengan Cepe sy sudah pernah ketemu. Tapi dengan Cahya, sy dan Cepe sama2 belum pernah ketemu. Hihi… Namanya juga mau kasih kejutan, kami tidak beri tahu Cahya kalau kami mau ke kostnya lengkap dengan kue tart, lilin, dan korek :D. Berbekal sekelumit alamat kostnya, malam itu kami berdua menyusuri kampung Pogung, dari Pogung Kidul hingga Pogung Lor mencari kost Cahya yg konon bernama ‘Wisma Cahaya Rembulan’. Hahaha…. (sy harus tertawa terbahak-bahak dulu mengingat itu πŸ˜€ ). Dan setelah bertanya ke sana kemari, disasarkan ke sana kemari, akhirnyaaaa kami tidak juga menemukan kost Cahya. Doh! 😦 Kami menyerah. Kejutan pun tak lagi begitu mengagetkan karna akhirnya kami sms Cahya: kostmu sebelah mana, kami tersesat! Hahaha…. Dan beliau bapak dokter ternyata juga tidak di kost, tapi sedang asyik minum teh di cafe sambil download apalah itu. Kami pun melaju ke cafe itu. Pengen marah sama Cahya karna punya kost susah dicari. Di jalan ketawa sambil dongkol dan bersiap kalo ketemu Cahya mau dicubit pake helm, eh…dipukul maksudnya. Hahaha… Tapi begitu sampai di cafe, dan melihat sosok Cahya yang begitu bersahaja dan legawa (eee…Cahya, jangan GR dulu ya. Itu kesan pertama. Kesan selanjutnya, gk usah tanya! haha..), gk bisa kami marah sama dia. Hihihihi….beruntungnya kamu Cah…

Masih dengan tidak bisa menahan tawa, kami bercerita perjalanan kami menemukan Wisma Cahaya Rembulan. Yup, seperti kopdar2 lainnya, meskipun kali pertama berjumpa, kami merasa sudah seperti kawan lama. Sepanjang obrolan tak lepas dari tawa. Hahaha…. Dan…apa kabar kuenya? Hihi….dengan mencari cara mengatakannya, akhirnya ketemu juga.

“Cahya besok dinas?” Cahya menggeleng: “enggak”

“Kalau gitu, Cahya besok ulang tahun ya?”

Hahhaha…dan kue tart pun kami serahkan pada Cahya. Apakah Cahya terkejut? Haha…ternyata kami yang dibuat terkejut dan hampir melemas waktu Cahya bilang: “Emang siapa yang ultah? Masa cuma dari fb aja.” Doeng! Hahaha….tapi untunglah Cahya orang baik yang tidak mungkin memalsukan identitas di fb :D. Habis tancepin lilin, nyalain lilin, make a wish, lalu tiup lilin deh… Jangan lupa, masih full of laugh… Hahaha….

mudah2an ini ekspresi terkejut πŸ˜€

Ah, jadi juga ngerayain ultah Cahya, meski maju 1 hari..eh beberapa jam ding..hihi….

Selamat Ulang Tahun Cahya… Semoga A Night Surprise ini memberi kebahagiaan buatmu… Amin πŸ˜€

Eeeeh…jangan pergi dulu…. Itu baru surprise yang pertama. Surprise dari kami buat Cahya. Nah, sekarang giliran surprise buatku. Lah…gk mau kalah… Bukan! Bukan gitu! Tapi biar konsep give and take itu ada contohnya. Hihihi..maksa… πŸ˜€

Kemarin kan hari Ibu tuh. Nah, Pakdhe Cholik yang baik itu ngadain lomba tebak lagu. Dengan klu yang begitu banyak, apalagi kupasang di side bar blog ini, sy mencoba menjawab. Dan sore ini…..sy dapat surprise dari Pakdhe karna diminta mengirim nama dan alamat serta buku yang dipilih. Horeee…..terimakasih Pakdhe, sy menang tebak lagu hari Ibu….. Hihihihi…..

Selamat sore kawans, semoga teman2 juga dapat surprise hari ini. Happy long weekend.. Merry Christmas for u who celebrate.. God bless u all… πŸ™‚

Kembaran

Di dunia ini katanya memang kita punya banyak ‘kembaran’. Tapi entah kenapa setiap sy masuk ke komunitas baru, selalu saja ada yg bilang: “kamu mirip sama temen sy”, “kamu mirip sama ponakan sy”, dst. Hihihi… Pernah waktu ikut diklat di Depok, ada bapak2 yang maksa sy foto bareng gara2 sy mirip sama ponakannya katanya. Mau dikasih liat ke ponakannya kalo ada yg mirip dia. Hihi… Waktu nunggu kk di RS, dokternya visit. Begitu msk kamar yg dilihat adl sy yg sdg berdiri. Dokter bilang: ‘lah kok udah sehat banget, gk ky hbs operasi’. Hahaha…sy langsung nunjuk tempat tidur: ‘pasiennya yg itu Dok’. Hihihi… Trus kemarin wkt jemur baby di depan rumah kk, ada tetangga komplek yg langsung nyalami sy sambil bilang: ‘selamat ya Bu’, hahaha…sy nunjuk dalam rumah: ‘ibu’nya di dalem, Bu’. Hihi…

Nah, ternyata eh ternyata, di dunia blogsphere juga ada yang mirip sy loh.. Itu kata Om Nh. Siapa dia??

Emm..sebelumnya sy mau kasih liat dulu foto2 sy dan kembaran2 sy:

 

Sy & teman kantor

Sy & ponakan

 

Sy & kk

Nah….

Kalo yg ini, benarkah mirip dengan sy??

Foto diambil secara paksa di sini.

Sorry ya Hani, kamu kusingkirkan dulu… Hehe… πŸ˜€

Jauh

 

menunggumu di jauh sana

 

 

 

 

 

 

 

 

 

J A U H

By: Coklat

Hari kulalui tanpa hadirmu lagi
Kucoba ingkari sepi ini
Mengapa terjadi, hancur kau akhiri
Satu kata janji tak kembali

Seribu tanya sesak di dada
Haruskah bimbang meraja
Lelah tepis harapanku
Sendiri mencari bayangmu

Reff :
Kutunggu dirimu
Selalu kutunggu
Walaupun kutahu
Kau jauh .. kutahu .. kau jauh

Foto ini diikutsertakan pada kontes Lagak dan Lagu di BlogCamp

##sebenernya pengen jadi ilustrasinya lagu “Kumenanti seorang kekasih”-nya Iwan Fals. Tapi ternyata dah dipakai peserta lain. Dan atas saran Pakdhe Cholik , supaya memilih lagu lain dari 23081950 lagu Indonesia yang ada. (Sy yakin, Pakdhe ndak pake riset ni. Nebak aja ya Dhe? Hehe…). Akhirnya terpilihlah lagu ini. Yang penting ada menanti2nya lah… Xixixi….

Sukses ya Pakdhe buat kontesnya….

Om NH, tt mau donk modemnya…. πŸ˜‰