Pelangi

Pada dua postingan sebelum ini, tentang kalimat inspiratif, saya mengutip kalimat dari postingan saya setahun yang lalu. Tentang hidup yang berwarna seperti pelangi dan kita masing-masing memiliki warnanya sendiri-sendiri.

Hidup ini berwarna. Seperti pelangi yang menjadi indah karena warna-warna yang beraneka rupa. Begitu juga kita. Kita punya warnanya masing2. Mungkin si A berwarna biru lalu si B berwarna merah. Jika berpadu akan menjadi ungu. Dan pelangiku akan kehilangan 3 warna sekaligus jika tidak ada mereka. Karnanya setiap kita adalah keindahan yang melengkapi keindahan pelangi2 kehidupan sesama kita. Tanpa kita, pelangi mereka tak sempurna indahnya.

Masing-masing kita memerankan warnanya masing-masing. Ada yang berperan sebagai merah, ada yang berperan sebagai biru, ada yang berperan sebagai kuning, dan seterusnya.

Dan semuanya pada mulanya adalah satu warna: putih.

insomnia…

Jam digital di handphone menunjukkan pukul 02.20 wib. Wah, sudah pagi buta. Mari kita tidur… Ups! Tp bolehkah saya terlebih dahulu tertawa? Hahahaha… =))

Pagi buta kok ya ada2 saja..

Ya sudah lah. Hidup ini berwarna. Seperti pelangi yang menjadi indah karena warna-warna yang beraneka rupa. Begitu juga kita. Kita punya warnanya masing2. Mungkin si A berwarna biru lalu si B berwarna merah. Jika berpadu akan menjadi ungu. Dan pelangiku akan kehilangan 3 warna sekaligus jika tidak ada mereka. Karnanya setiap kita adalah keindahan yang melengkapi keindahan pelangi2 kehidupan sesama kita. Tanpa kita, pelangi mereka tak sempurna indahnya.

Aku sudah malas berdebat karna berdebat akan mencuri sebagian waktu kita yang sebenarnya bisa kita gunakan untuk menikmati pelangi. Jadi, mari kita sama2 memberikan toast sambil berucap: bahagia untuk kita!!

#o’ow..rupanya sdh 02.36. Tidurlah! Atau…ambil waktu sebentar untuk sesuatu yg pasti mendamaikanmu…lalu lelaplah engkau dalam damai…#