Sajojo..Sajojo..

Jadi begini ceritanya. Kampus mengadakan acara international party sore ini. Nah, di acara ini kesempatan buat kita untuk perform budaya kita masing-masing. Huwaaa….saya pengen donk menampilkan budaya Indonesia di depan kawan-kawan dari berbagai negara. Saya kan dulu pernah belajar nari Jawa, saya mau nari Jawa ah. Mmm…tapi saya tidak bawa kostum untuk tarian Jawa. Mau pinjam di salon, gk ada yang minjamkan baju tradisional and baju tarian Jawa, hehe… Akhirnya bincang-bincang dengan kawan sesama dari Indonesia, lalu kami memutuskan untuk menari poco-poco saja. Kapan latihannya mb, aku nggak begitu bisa poco-poco, kata kawan saya. Habis Selasa ya mb, soalnya Selasa aku presentasi di seminar. OK. Dan ternyata setelah Selasa, saya masih ada tugas presentasi lagi hari Jumat ini, ya tadi. Tumpuk-tumpuk deh. Akhirnya latihan pun tertunda-tunda. Hari Kamis pun tiba.

Besok lho mbak performnya, kataku. Wah, ayo latihan dulu!

Sambil makan malam, saya buka-buka youtube dan buka video sajojo. Eh, ini kok tariannya menarik, lagunya asyik, sukak! Lalu saya mengirim pesan ke kawan dan mengirim link video sajojo: Mbak, sajojo aja gimana? Tapi aku juga belum bisa. Nanti kita belajar sambil lihat video ini. Dan kawan saya pun setuju.

Pukul 10 malam dia mengetuk pintu kamar saya. Berbekal video dari youtube, kami berdua mencoba memahami gerakan kaki di tarian sajojo ini. “Ah, dapat! Gini mbak!” lalu lanjut lagi ke gerakan kedua: gini..gini.. lalu ketiga, keempat, peralihan, setelah peralihan, penutup. Yes, done! Ayo ulangi lagi mbak! Berlatih-berlatih-berlatih sampai hafal. Dan setelah lelah dengan keringat bercucuran (padahal udah nyanding kipas angin selama latihan, tapi karna cuaca memang panas dan sajojo serupa senam, jadi kami pun berkeringat), kami pun membuat ‘kostum’. Heehehe…. Ya. Kami membuat rumbai-rumbai itu lho. Dengan bahan dan peralatan sederhana, rumbai-rumbai dari tali rafia pun jadilah. Daaaaan…..pas lihat jam, o’ow…udah jam 3.30 pagi kawans. Saya belum selesai membuat presentasi untuk hari ini. Wah..wah.. Akhirnya pukul 3.30 pagi kami pun mandi bersama, berbeda kamar mandi tentunya :D. Kawan saya bisa tidur, sementara saya tidak karna saya melanjutkan pekerjaan saya. Hari ini saya kuliah full, jadi tidak ada waktu untuk menyelesaikan pekerjaan saya. Lagipula, setelah mandi saya tidak mengantuk. Doh. Itulah mengapa saya bilang: “saya belum dua-duanya: belum tidur dan belum bangun” 😀

Bagaimana dengan hari ini, tanpa tidur sedikit pun semalam dengan jadwal kuliah full dari pagi sampai sore dan dilanjut International Party 1 jam setelah selesai perkuliahan hari ini? Begini. Saya sarapan pagi dan minum kopi. Di kampus saya minum satu kaleng minuman vitamin C, biar gk tumbang pikir saya. Hehehe… Ngantuk pas kuliah pertama, tapi bisa dikendalikan. Pagi hari saya berdoa semoga Tuhan mengganjal mata saya sepanjang hari ini sehingga tidak ngantuk dan menjaga kesehatan tubuh saya. Semua perkuliahan termasuk presentasi well done. Puji Tuhan. Pulang sebentar buat ganti baju (batik berobi donk 😉 ) dan latihan sekali lagi lalu berangkat ke party. Sampai di sana sudah penuh. Uwow..banyak betul yang hadir. Grogi pun menjalar. Maklum cuma berlatih beberapa jam semalam. Hoho…

Ada berbagai performance. Ada tarian Awa (Awa odori) dari Jepang dan kita audience ikut menari. Wuah..mana bisa saya tidak ikut. Saya pun bergabung dan menari. Senangnya. Rasanya seperti jaman muda nonton konser Ari Lasso di stadion mandala krida. Hahaha… Lalu ada tarian dari Hawai. Permainan flying top (gasing) dari Jepang (tapi mereka mengakui kok kalo gasing aslinya dari Indonesia). Lagu dari Pasific. Lalu..lau..lalu…..ada tari Sajojo dari Indonesia. Hiyaa….. Let’s dance together….

This slideshow requires JavaScript.

Hehehe…saya seneng banget. Apalagi audience-nya seneng dan beberapa ikut menari. Wah..jadi nagih. Jadi pengen nari lagi dan lagi. Hehehe…. Ya, begitulah ceritanya. Dan sekarang sudah pukul 12.11pm waktu setempat. Puji Tuhan saya sehat wal afiat meskipun belum tidur sejak hari Kamin kemarin. Jadi bukan karna insomnia saya tidak tidur, tapi karna sajojo (dan presentasi 😛 ).

Sebelum tidur, saya pengen ceritain dulu, makanya saya posting. Hehehe… Selamat tidur kawan semua. Semoga istirahat dengan tenang dan damai ya.

Terimakasih Tuhan untuk hari ini, untuk kesehatan, kesempatan, kebahagiaan, dan segalanya. Terimakasih. Syukur padaMu.

Salam 🙂