Laki-laki baik akan mendapatkan perempuan baik..

(begitu juga sebaliknya)

Saya teringat pesan itu ketika beberapa waktu kemarin saya dan dua orang teman saya lembur di kantor, keduanya laki-laki. Seorang teman sudah menikah dan memiliki anak usia 3 tahunan. Yang seorang lagi (mudah2an) segera menikah. Teman saya yang sudah menikah, sebut saja namanya Sabar, orangnya memang sabaaaaaarrrrr banget. Hampir tiap hari dia menghadapi pekerjaan bertumpuk-tumpuk dan kejar tayang semua. Tapi sekalipun saya belum pernah (semoga tidak akan pernah) mendengar dia mengeluh atau bersungut-sungut. Kalaupun mengeluh, pasti dengan bercanda tanpa wajah suram. Padahal tak jarang dia harus pulang tengah malam, bahkan menginap di kantor. Tapi…yup, dia sabar, tekun, dan menjalani pekerjaannya tanpa bersungut-sungut. Mungkin inilah yang disebut bekerja dengan ikhlas.

Waktu dia keluar, saya bilang dengan teman lembur saya yang satu lagi: “Mas Sabar itu orangnya sabar banget ya mas. Kerjaan ky gini dia gk pernah ngeluh..bla..bla..bla…” Tentu saja teman saya mengiyakan dengan mantab, karna kenyataannya memang begitu.

Waktu maghrib, istrinya menelepon. Kupikir istrinya akan menyuruhnya pulang dan melarangnya lembur. Ternyata tidak. Istrinya malah mengabarkan bahwa dia sudah memasakkan masakan yang enak buat suaminya itu. Wow…

Selama dia menerima telepon di ruangan sebelah, saya bilang pada teman saya: “Istri mas Sabar itu juga sabar banget ya mas. Bayangkan, mas Sabar hampir tiap hari lembur. Waktu buat istri dan keluarganya cuma di weekend, itu juga kalau gk disuruh ke kantor karna ada kerjaan ini itu.”

Teman saya menjawab: “Itu namanya pengertian Tik. Ya gitu, yang namanya suami istri harus besar pengertiannya. Pacaran juga ding Tik. Hehe..”

“Memang benar ya mas, laki-laki yang baik akan mendapat istri yang baik juga.”

“Ya iya lah….” jawab teman saya. “Lha kalo ada perempuan baik dapat suami yang jahat gimana Tik?” lanjut teman saya tiba-tiba.

“Berarti mungkin perempuan itu dipakai Tuhan sebagai jalan untuk memperbaiki laki-laki itu.” jawab saya, meskipun saya juga mikir-mikir. Mudah-mudahan jawabannya benar ya teman2… 🙂

#hariinipostingduakali…tumben!

bonus akhir tahun

Saya sedang menikmati bonus akhir tahun…

Pasti pada pengen juga kan? Yupz… Bonus akhir tahunnya adalah pekerjaan yang menumpuk. Ditambah lagi karena anggaran yang cukup memusingkan tahun ini dan baru turun sekitar bulan Oktober untuk yang rekening khusus atau apalah itu istilahnya, walhasil kegiatan banyak yang menumpuk di akhir tahun ini. Dan dengan begitu pelaporan pun harus bekerja ekstra di akhir tahun ini. Lembur? So pasti. Target tanggal 16 semua laporan sudah selesai. Huff….aku bisa! Aku pasti bisa! Semangat tt! Kerjakan satu per satu, dan nikmati hasilnya: plong!

Bagaimana dengan teman2? Sedang menikmati bonus akhir tahun juga???

Oke deh, lanjut lagi bekerja! Hari ini pulang maksimal pukul 21 ya tik! 🙂

——

.:tt:.

18.53 WIB