cita-citaku jadi chef… :-o

“Jadi chef”

Begitu jawab ponakan ketika kutanya: “cita-citamu jadi apa Gas?” Kontan saja saya menegaskan pertanyaan sy tadi: “Wueh, mb itu nanya serius je.” dan langsung pula dijawab dengan gemes sama ponakan: “Bagas juga seriuuuuuussss mbaaaakkkk.”

Wogh 😮

Saya mau kenalin dulu ponakan saya ini. Dia laki-laki, masih duduk di kelas VIII atau 2 SMP. Sejak SD termasuk anak yang cerdas di kelasnya. Selalu dapet ranking atau masuk 10 besar. Anak ke-3 dari 5 bersaudara. Ibunya memang pintar memasak, masakan yang dimasak ibunya selalu enak (menurut lidah saya 😀 ). Ponakan saya ini suka ikut membantu ibunya di dapur. Atau karna ini ya dia jadi suka memasak dan pengen jadi chef???

Pertanyaan saya tadi saya lontarkan lantaran kakaknya usai bercerita tentang ujian masuk perguruan tinggi yang dia ikuti. Pilihan-pilihan jurusan apa saja yang dipilihnya. Lalu muncullah pertanyaan pada adiknya yang waktu itu ikut dalam obrolan kami. Mendengar jawaban ponakan tadi, hampiiiirrr saja saya menganggap cita-citanya aneh. Untunglah malaikat baik segera menggiring pikiran saya menuju pikiran yang baik-baik. Tidak ingin saya membuat dia kecewa. Saya mencoba menyemangatinya untuk mewujudkan cita-citanya. “Kalo gitu nanti nerusin di SMK Boga aja ya Gas, terus kuliahnya di perhotelan. Kamu kan anak pinter, nanti bisa jadi chef sukses kaya Bara Pattiradjawane apa Rudi Khoirudin. Ntar kalo di tivi acaranya apa Gas? Dapur Bagas Triatmoko!!”, “Wah, jelek mbak, namaku jadi Bagas Moko aja biar bagus kalo di tivi” begitu jawabnya.

Hmm….saya jadi ingat ponakan bunda Tuti yang juga ingin jadi chef. Saya rasa profesi chef saat ini sudah jadi profesi favorit. Terbukti banyak yang ingin jadi chef. Menjadi chef bukan karena kebetulan kuliah di jurusan Boga, namun karena keinginan dan minat pada dunia itu.

Ayo Gas, kejar cita-citamu! Ibumu mendukung cita-citamu. Terbukti dia sediakan bahan-bahan kalau kamu ingin masak-masak di rumah. Tantemu ini juga mendukung, apalagi itu sudah jadi minatmu. Semoga berhasil ya Gas. Karna keberhasilan bukan pada apa pekerjaanmu, tapi pada bagaimana kamu mengerjakan pekerjaan itu. Jika kamu melakukannya dengan cinta, seluruh alam raya pasti mendukungmu. *ups, merampok kata2 om paulo coelho tanpa izin 😀 *

—jadi, apakah pekerjaanmu sesuai dengan cita-citamu??—