About Surprise

To start this post, i wanna say that blogging is sooooo beautifull world. And this post is the one, mmm maybe two, of the beauty of blogging πŸ˜€

Seorang sahabat menulis, Prima (sy biasa memanggilnya Cepe), datang dari Semarang kemarin sore. Dia ingin memberi kejutan pada sahabat kami, calon dokter yang suka menulis,Β  Cahya, karna hari ini dia ulang tahun. Dengan Cepe sy sudah pernah ketemu. Tapi dengan Cahya, sy dan Cepe sama2 belum pernah ketemu. Hihi… Namanya juga mau kasih kejutan, kami tidak beri tahu Cahya kalau kami mau ke kostnya lengkap dengan kue tart, lilin, dan korek :D. Berbekal sekelumit alamat kostnya, malam itu kami berdua menyusuri kampung Pogung, dari Pogung Kidul hingga Pogung Lor mencari kost Cahya yg konon bernama ‘Wisma Cahaya Rembulan’. Hahaha…. (sy harus tertawa terbahak-bahak dulu mengingat itu πŸ˜€ ). Dan setelah bertanya ke sana kemari, disasarkan ke sana kemari, akhirnyaaaa kami tidak juga menemukan kost Cahya. Doh! 😦 Kami menyerah. Kejutan pun tak lagi begitu mengagetkan karna akhirnya kami sms Cahya: kostmu sebelah mana, kami tersesat! Hahaha…. Dan beliau bapak dokter ternyata juga tidak di kost, tapi sedang asyik minum teh di cafe sambil download apalah itu. Kami pun melaju ke cafe itu. Pengen marah sama Cahya karna punya kost susah dicari. Di jalan ketawa sambil dongkol dan bersiap kalo ketemu Cahya mau dicubit pake helm, eh…dipukul maksudnya. Hahaha… Tapi begitu sampai di cafe, dan melihat sosok Cahya yang begitu bersahaja dan legawa (eee…Cahya, jangan GR dulu ya. Itu kesan pertama. Kesan selanjutnya, gk usah tanya! haha..), gk bisa kami marah sama dia. Hihihihi….beruntungnya kamu Cah…

Masih dengan tidak bisa menahan tawa, kami bercerita perjalanan kami menemukan Wisma Cahaya Rembulan. Yup, seperti kopdar2 lainnya, meskipun kali pertama berjumpa, kami merasa sudah seperti kawan lama. Sepanjang obrolan tak lepas dari tawa. Hahaha…. Dan…apa kabar kuenya? Hihi….dengan mencari cara mengatakannya, akhirnya ketemu juga.

“Cahya besok dinas?” Cahya menggeleng: “enggak”

“Kalau gitu, Cahya besok ulang tahun ya?”

Hahhaha…dan kue tart pun kami serahkan pada Cahya. Apakah Cahya terkejut? Haha…ternyata kami yang dibuat terkejut dan hampir melemas waktu Cahya bilang: “Emang siapa yang ultah? Masa cuma dari fb aja.” Doeng! Hahaha….tapi untunglah Cahya orang baik yang tidak mungkin memalsukan identitas di fb :D. Habis tancepin lilin, nyalain lilin, make a wish, lalu tiup lilin deh… Jangan lupa, masih full of laugh… Hahaha….

mudah2an ini ekspresi terkejut πŸ˜€

Ah, jadi juga ngerayain ultah Cahya, meski maju 1 hari..eh beberapa jam ding..hihi….

Selamat Ulang Tahun Cahya… Semoga A Night Surprise ini memberi kebahagiaan buatmu… Amin πŸ˜€

Eeeeh…jangan pergi dulu…. Itu baru surprise yang pertama. Surprise dari kami buat Cahya. Nah, sekarang giliran surprise buatku. Lah…gk mau kalah… Bukan! Bukan gitu! Tapi biar konsep give and take itu ada contohnya. Hihihi..maksa… πŸ˜€

Kemarin kan hari Ibu tuh. Nah, Pakdhe Cholik yang baik itu ngadain lomba tebak lagu. Dengan klu yang begitu banyak, apalagi kupasang di side bar blog ini, sy mencoba menjawab. Dan sore ini…..sy dapat surprise dari Pakdhe karna diminta mengirim nama dan alamat serta buku yang dipilih. Horeee…..terimakasih Pakdhe, sy menang tebak lagu hari Ibu….. Hihihihi…..

Selamat sore kawans, semoga teman2 juga dapat surprise hari ini. Happy long weekend.. Merry Christmas for u who celebrate.. God bless u all… πŸ™‚

ingatlah hari ini

kamu sangat berarti, istimewa di hati

slamanya rasa ini

jika tua nanti kita tlah hidup masing-masing

ingatlah hari ini….

don’t you worry just be hapy

temanmu di sini

Setelah malam itu jadi sering menyenandungkan lagu ini. Hmm..cuma reff-nya doang, habis yang lainnya gk begitu ngeh ky mana lagunya. Hehe…

Malam itu? Ada apa dengan malam itu? Kapan malam itu?

Hmm….13 Mei 2010, Kamis malam Jumat, hari hujan karna Jogja memang sedang rainy days berhari-hari ini. Tapi kehangatannya gk kalah hangat dengan kita duduk di depan perapian. Karna kita masing-masing memancarkan kehangatan cinta yang tulus dari dalam. (Halah! Ngomong apa to kamu Tik?! Hihi..)

Akhirnya……..setalah deg-degan menunggu kedatangan mereka, yang saya kagumi lewat tulisan-tulisannya, yang telah akrab bersenda tawa di dunia tarik suara maya, yang serasa sudah kenal lama, ketemu juga. Adalah mereka orang-orang yang saya kagumi: Catastrova Prima, Frozzy, dan Macangadungan (pake nama maya saja yah, kekekek) yang berkunjung ke Jogja dan menyempatkan diri untuk bertemu dan mengobrol ini itu. Meski hari hujan, tak mngurungkan niat kita yang dirundung rindu (wkwkwk…lebay) untuk saling bertemu. Hehehe…..

Lagi gk bisa nulis gw, jadi majang poto aje ye….

13 Mei 2010

Berlokasi di warung makan Bebek Pak H.Slamet Mangkubumi, kita bertemu. Besok lagi kalo ketemuan jangan di tempat yang ada jam tutupnya ye…. Kekekek……

biar percaya kalo mereka ke Jogja πŸ˜€

Dari Semarang dan Jakarta menuju Jogja, belum afdal afdol kalo belum photo2 di Tugu.. πŸ˜€

Non CePe, minggu ini jadi tulisannya ya… πŸ˜€

Jeung Frozy, jangan lupa ceritain perjalanannya ke Jogja, termasuk ketemu ma wartawan ituh…. (ups!)

Sist Macan, komiknya yah sist…

Hihihi…kok saya jadi bikin list tugas gini sih…

Senang berjumpa dengan kalian kawans. Ditunggu kedatangan selanjutnya (tahun ini lho), ajak serta mb Isma, mb Pito, dan Indira….hwaaa..pengen jumpa mereka….. ^^

Nyanyi lagi: Jika tua nanti kita tlah hidup masing-masing, Ingatlah hari ini…..

Selamat tinggal senja

Senja melenggang tanpa sepatah kata
Tak sisakan jingga berhias kilau sedikit saja
Lalu tanggallah lelah itu di sudut dengan setitik perih
Biar merata dengan fatamorgana, tepisku

Senja melenggang semakin jauh
Merentang jarak tak kasat mata dan sia-sia
Lalu tanggallah segenggam asa yang tertanam
Biar layu sebelum menuai sekotak narasi

Senja itu ada di sudut mataku
Senja itu ada di tiap inci kulitku
Senja adalah nafas yang pernah kamu tiup
Segenggam butiran kopi
Sejumput keinginan untuk berkata
Senja adalah rasa
Senja adalah kamu
Senja adalah aku
Senja adalah kita

Selamat tinggal senja..

Pati, 21 Maret 2010
Untuk: Yustha TT ‘maap inspirasinya kurang liar, T.. spontan soalnya.. but just for you, beib’

——————————————————————-
very big thanks for my lovely friend Catastrova Prima, yang udah mempersembahkan puisi cantik ini buat dirikuwh…. Aje gile betul anak ini, puisi-puisinya bernyawa euy….