[Jepang: kilasbalik] Semua berawal dari sini..

Ada yang bertanya: gimana ceritanya bisa sampai ke Jepang? Setiap ditanya begitu, saya hanya bisa menjawab: “semua karna anugerah-Nya”. Iya, semua semata-mata karna anugerah-Nya. Saya tidak pandai, juga bukan pencari beasiswa yang getol mencari ke sana-sini. Memang saya punya cita-cita study lanjut, kalau bisa ke luar negeri. Meskipun saya sempat ragu-ragu juga mengingat usia Bapak yang sudah sepuh, saya takut ninggalin Bapak lama-lama & jauh pula. Tetapi ketika Bapak dengar keinginan saya (entah dari siapa beliau dengar, mungkin dari kakak), ternyata Bapak sangat mendukung. Saya waktu itu memang sedang rajin les bahasa Inggris & bolak-balik nyoba tes TOEFL supaya nyampai untuk apply beasiswa ke selatan atau ke barat (see?! betapa tidak pandainya saya :D). Pengennya sebenernya yang ke barat, karna waktu S1 skripsi saya tentang metode pembelajaran yang dikembangkan di barat sana. Jadi pengen lanjut mempelajari itu. Tapi karna yang di barat syaratnya lebih berat (menurut saya), coba yang selatan saja lah. Begitu pikir saya waktu itu.

Sekitar bulan Juni 2010, ketika saya sedang rajin-rajinnya mengumpulkan syarat mendaftar beasiswa ke selatan, saya dipanggil Kasubbag Kepegawaian. Ternyata saya dipilih oleh kantor untuk mendapat beasiswa study lanjut dari kantor. Puji Tuhan, ini semua anugerah-Mu, Tuhan. Mendapat beasiswa dari kantor artinya study lanjut di dalam negeri. Dan kantor merekomendasikan untuk mengambil di UNY karna dekat dengan kantor. Sewaktu-waktu kantor membutuhkan saya, saya bisa dihubungi dengan mudah. Saya terima dengan bahagia. Lalu mencari informasi pendaftaran S2 di UNY. Ternyata sudah tutup pendaftarannya. Saya beralih ke UNS Solo, masih sama dekatnya kan? Masih buka pendaftarannya. TAPI, kantor tetap menginginkan saya di Jogja, bukan di Solo 😀 . Waktu itu hari Jumat pagi, bos saya masih berusaha melobi kampus supaya mengizinkan saya mendaftar, kalau gagal baru besok Senin saya boleh ke Solo di mana hari Selasa atau Rabunya (lupa saya pokoknya sudah mepet) adalah pendaftaran terakhir di UNS. Sampai waktu pulang kantor belum juga ada kabar. Akhirnya saya pulang.

Sepulang dari kantor setelah beristirahat, saya pergi ke toko elektronik. Sebentar lagi bulan puasa datang. Anak kost geger minta kakak tertua beli lemari es untuk menyimpan sayuran dkk untuk sahur dan berbuka. Sebagai kakak yang baik, saya iyakan saja. Jadilah sore hari saya ke toko elektronik. Sedang melihat-lihat dan bertanya-tanya pada pelayan, HP berdering. Bu bos. Ah, ada kabar tentang usahanya melobi nih, pikir saya. Ternyata tidak. Bu bos malah mengabarkan ada beasiswa dari Jepang melalui JICA yang ditawarkan ke kantor dan beliau ingin saya mengambil kesempatan itu. Hah??!! Shock saya. Tidak pernah terbayangkan sebelumnya daerah utara ini. Bu bos ingin jawaban dari saya saat itu juga. Karna kalau saya mau mengambil kesempatan itu berarti saya harus melepas beasiswa dari kantor dan kantor harus segera mencari kandidat lain karna pendaftaran mahasiswa baru di Solo pun akan segera berakhir. Duh, bagaimana ini? Saya minta waktu untuk berpikir. Di toko elektronik saya duduk lemas. Sahabat saya yang pergi bersama saya bertanya-tanya. Lalu saya ceritakan telpon barusan dan dia meyakinkan saya untuk mengambil kesempatan itu. Tapi kalau nanti aku gak lulus seleksi, hilang semua donk beasiswanya, kata saya. Pasti bisa! Kamu pasti bisa! katanya. Lagipula kalau tidak dapat beasiswa dari kantor, kamu juga coba apply ke barat & selatan kan? Hmm..iya juga ya. Saya memantapkan hati. Dalam nama Tuhan Yesus. Dengan gemetar saya kirim sms ke Bu Bos: “nggih Bu, saya ambil”. Sent. Delivered.

Mood membeli lemari es lenyap sudah. Pulang yuk, mampir depan TVRI beli duren ya..! Dan saat sahabat saya milih duren, saya menelepon rumah minta pendapat (telat ya, udah kadung kirim sms ke bu bos. Hehe..). Puji Tuhan Bapak & keluarga yang lain pun mendukung. Lega…..banget rasanya. Saya pun menikmati duren. Dan duren malam itu menjadi terasa sangat-sangat nikmat……

[bersambung]

Informasi Beasiswa dari Pemerintah Jepang

Pengumuman kelulusan SMA baru saja dilaksanakan. Saya ucapkan selamat kepada teman-teman, juga putra/i teman-teman yang lulus dalam UN SMA tahun ini. Bagi yang belum lulus, jangan berkecil hati dan tetap semangat. Saya juga mengucapkan selamat kepada Sulung Om Nh yang telah berhasil lulus dengan kalem, tanpa corat-coret dan pawai sepeda motor.

Bertepatan dengan momen itu, saya ingin membagikan informasi bahwa Kedutaan Besar Jepang menawarkan Beasiswa Pemerintah Jepang (Monbukagakusho) kepada siswa-siswi Indonesia lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas (S-1), College of Technology (D-3) atau Professional Training College (D-2) di Jepang mulai tahun akademik 2013 (April 2013). Pelamar hanya bisa mendaftar 1 (satu) program dari S-1, D-3, atau D-2.

Syarat-syarat pelamar sebagai berikut:

  1. Lahir antara tanggal 2 April 1991 dan tanggal 1 April 1996.
  2. Nilai rata-rata ijazah atau rapor kelas 3 semester/cawu terakhir minimal:

8,4 untuk program S-1
8,0 untuk program D-3
8,0 untuk program D-2

*Jika pada saat penutupan (15 Juni 2012) nilai ijazah asli belum bisa dikeluarkan, maka nilai ijazah sementara dari Kepala Sekolah bisa diterima.

3. Pelamar harus lulus dari SLTA, atau akan lulus maksimal 31 Maret 2013
4. Formulir bisa didownload dari website Kedutaan Jepang

http://www.id.emb-japan.go.jp/sch_slta.html

5. Formulir yang sudah diisi bisa diantar atau dikirimkan ke Kedutaan Besar Jepang atau Konsulat Jenderal Jepang di Indonesia, lengkap dengan fotokopi Ijazah, fototokopi Nilai Ijazah, dan fotokopi Rapor kelas 3 semester 2 (bisa menggunakan dokumen sementara dari sekolah apabila nilai asli dari Kemdiknas belum keluar) dan harus sudah diterima pada tanggal 15 Juni 2012 (bukan cap pos). Alamat Kedutaan Besar dan Konsulat Jenderal Jepang di Indonesia bisa dilihat di website Kedutaan Jepang.

Untuk keterangan lebih lanjut, silakan menghubungi:

Bagian Pendidikan Kedutaan Besar Jepang
Jl. MH Thamrin no.24 Jakarta 10350
Telp. (021) 3192-4308 ext.175 atau 176
www.id.emb-japan.go.jp

.

Informasi ini dikutip dari http://www.id.emb-japan.go.jp/sch_slta.html dan informasi di milis yang telah dirangkum sedemikian rupa. Semoga bermanfaat.

Salam.