Tentang Kebalikan

Merakit mesin penenun hujan
hingga terjalin, terbentuk awan.
Semua tentang kebalikan
terlukis, tertulis, tergaris di wajahmu.

Keputusan yang tak terputuskan
ketika engkau telah tunjukkan
semua tentang kebalikan
kebalikan di antara kita..

Kau sakiti aku,
kau gerami aku,
Kau sakiti, gerami, kau benci aku
Tetapi esok nanti kau akan tersadar
Kau temukan seorang lain yang lebih baik
Dan aku kan hilang, ku kan jadi hujan
Tapi takkan lama, ku kan jadi awan

Merakit mesin penenun hujan
Ketika engkau telah tunjukkan
Semua tentang kebalikan
Kebalikan di antara kita

*

**bersenandung sambil menikmati gerhana bulan yang berlalu cepat sore tadi. Ada yang lihat?!**
***hawa gerah. Kemarin lusa bau tanah basah sudah menghampiri hidung, segar.
Malam ini pun hujan menghambur memeluk bumi yang merindui. Hmm…sudah masuk musim hujan (kah?)***

Long Weekend kemarin

Hallo… Apa kabar temans? Gimana libur panjangnya? O iya, sebelumnya mau ngucapin Selamat Hari Raya Idul Adha, selamat menghayati ketaatan Ibrahim yang rela mengorbankan anak yang dicintainya sebagai bukti kecintaannya pada Yang Kuasa.

Long weekend saya kemarin diisi dengan jagong manten, jalan-jalan dengan Krishna-Ganesh, main ke tempat kakak, dan kehabisan tiket kereta Prameks. Haha…. Ceritanya Krishna belum pernah naik kereta api, padahal hobinya main kereta api dan nonton video kereta api. Sejak dari keciiil dulu udah hobby sama kereta api. Dan waktu saya di Jepang kemarin dia sering bilang: besok kalau mb Tanti udah pulang, mz Krishna mau naik kereta api. Mumpung ada libur panjang, saya sempatin ngajak dia ke Jogja naik kereta api. OK, karna liburnya 4 hari, mari kita ceritakan satu per satu.

Hari Sabtu saya mudik sore dengan kereta api Prameks. Motor saya titip di stasiun. Sampai rumah nonton sepakbola U-19 yang hasilnya membanggakan ituh. Bapak masih heboh lho kalo nonton bola, masih teriak-teriak kaya anak muda, hihi…. Hari Minggunya, saya jagong manten ke Kebumen, bareng2 teman kuliah yang hasilnya semacam mini reunion gitu deh…

20131016-164922.jpg

20131016-165248.jpg

Hari Seninnya, saya, Krishna, Ganesh, dan mamanya Krishna-Ganesh ke Jogja naik kereta api Prameks. Wah, Krishna heboh deh naik kereta. Tiketnya mau dipegangnya terus, pokoknya harus dia yang ngasihkan ke kondekturnya. Karna gak dapat tempat duduk, akhirnya kami ndeprok di lantai kereta. Tapi Krishna gak mau duduk donk, dia berdiri dan mengamati sekitar. Hmm…sip..sip!! Kalau Ganesh sih anteng di pangkuan saya. Tengak tengok juga tapi gak banyak suara. Sampai Jogja, saya ambil motor di penitipan dan kita jalan-jalan deh. Pertama ke Taman Pintar yang letaknya di depan Bank Indonesia, atau dari Malioboro belok kiri. Krishna lagi tertarik dengan planet dan bintang, makanya kuajak masuk planetarium untuk lihat video tentang planet dan bintang-bintang. Setelah keluar, langsung cerita ke mamanya: tadi ada planet yang ada cincinnya tapi bukan Saturnus lho Mah, terus ada yang tabrakan (lalu nengok ke saya) itu apa mbak Tanti? Hehe…jadi menjelaskan dengan bahasa anak-anak: itu debu-debu di luar angkasa, waktu mau jadi planet. Nangkep gak ya dia? Hoho…

20131016-171358.jpg

20131016-170629.jpg

Selesai di Taman Pintar, kita makan siang dulu di food court-nya Taman Pintar, sambil istirahat. Lalu melanjutkan jalan-jalan ke kebun binatang Gembira Loka. Masih satu jalur dengan Taman Pintar tadi. Luruuuus aja ke timur, sampai deh di bonbin. Setelah membeli tiket masuk, kami menerima tiket dan peta. Krishna pegang itu peta, dan sebelumnya sempat nanya: mah, mz krishna pegang petanya kebalik gak? Hihi…lalu dia sadar sendiri kalo sudah benar karna gambar hewan-hewannya tidak terbalik. Beberapa hewan yang dia sudah tahu sudah tidak ditanyakan lagi, tapi beberapa yang lain dia tanyakan. Waktu sampai pada gambar kancil, Krishna semangat sekali mau lihat kancil. Itu kan yang mamah cerita kan mah? Hehe… Jadi berjalanlah kita mengelilingi Gembira Loka sambil mengenalkan anak-anak dengan binatang-binatang yang biasanya hanya dilihat di buku dan poster. O iya, karna Krishna sedang belajar membaca, beberapa nama hewan dia berusaha membaca sendiri dari papan nama yang ada di depan kandang. Good job, boy!!

20131016-172535.jpg

20131016-172611.jpg

20131016-172630.jpg

20131016-172639.jpg

20131016-172736.jpg

Kebun binatang Gembira Loka sekarang lebih bersih ya? Ada Taring (transportasi keliling) yang berupa kereta kelinci mengelilingi kebun binatang. Ada juga kapal-kapal boat sebagai wahana air. Saya sengaja memilih jalan, tidak naik Taring, supaya lebih leluasa melihat binatang-binatang di kandang. Sepertinya anak-anak juga menikmati, tidak mengeluh capek. Syukurlah..

Tak terasa waktu sudah menunjuk pukul 16:30. Wah, harus cepat-cepat ke stasiun nih karena kereta kembali ke Purworejo ada lagi pukul 17:35. Kita pun bergegas menuju stasiun, membeli tiket dan pulang menaiki Prameks lagi. Puji Tuhan kali ini Krishna dapat tempat duduk. Yang lainnya ya teteup, ndeprok di lantai 😀

Sampailah kita pada hari terakhir libur panjang, yaitu Selasa, pas perayaan Idul Adha. Pagi-pagi bangun lalu masak soto ayam, lalu sarapan. Mungkin karna capek jalan-jalan kemarin, hari itu saya tidur siang. Bangun sudah sekitar pukul 14:00. Kakak pertama datang dan mengajak saya ke rumah kakak ketiga. OK, sekalian kita ke stasiun ya. Rumah kakak ketiga cukup dekat dengan stasiun Kutoarjo. Sampai rumah kakak ketiga, ngobrol sana sini, dan akhirnya sampai waktu kembali ke Jogja. Jadwal kereta adalah pukul 19:00. Pukul 18:30 kami sudah sampai stasiun. Masih 30 menit lagi, masih agak longgar lah waktunya, begitu pikir saya. Ternyata oh ternyata, antrian tiket mengular dan loket sudah ditutuuuup!! Aaaak….saya kehabisan tiket!! Huhuhu…. Dengan sedih hati saya kejar kakak yang untungnya belum melaju dan ikut ke Purworejo lagi. Pulang lagi deh… Hiks…

Akhirnya, pagi tadi berangkat ke Jogja naik bis yang juga penuh sesak. Berdiri dari Purworejo sampai Jogja. Lumayaaaan. Sampai kantor sudah terlambat. Tapi sejak semalam saya kehabisan tiket kereta, saya langsung SMS bagian kepegawaian kalau besok hari saya mungkin sedikit terlambat. Jadi kalau saya datang terlambat setidaknya sudah minta izin. Hehe…

Begitulah long weekend saya kemarin, yang diceritakan dengan long juga ternyata 😀

Oh iya, long weekend kemarin saya dapat hiburan lucuuuu banget dari seseorang. Hihi… Terima kasih ya, kamu. Sungguh menghibur! God bless you :*

Jatuh cinta…

Entah bagaimana memaparkannya dengan kata-kata, tetapi ketika aku melihatnya ada rasa yang begitu absurd merasuk ke dalam dada. Ah…aku jatuh cinta dengan birunya, dengan gundukan tertutup abu vulkanik yang mengeras, dan akhirnya keduanya memadu sempura dalam frame seluas layar telepon selulerku.

20131013-214826.jpg

Bagaimana mungkin aku melewatkan pemandangan indah ini tanpa mengabadikannya dengan aku di dalamnya. Maka kuteriakkan: “Ataaaa….fotoiiiiinnn!! Pokoknya latarnya ky gini yaaa…” Dan Ata Septarius pun mengintip dari balik view finder-nya untuk memotret si gadis yang narsisnya maksimal ini. (Ataaa…fotoku yg itu manaaa???!!!)

Tak berapa lama ada segerombolan muda-mudi yang berjajar di atas lalu berpose. Aku pun ikut memotret dari belakang. Mereka berharap foto berlatar gunung Merapi, aku mendapat foto berlatar langit biru yang memesona.

20131013-215814.jpg

Segera kutunjukkan pada Ata: “Ataaa…bagus yaa…?!” Dan jawabnya tidak sesuai harapan: “Titik kalau motret jangan center-center, biar enak dilihat.” Sambil manyun aku membidik lagi, dan kali ini tidak kukasih liat pada Ata chan.

20131013-220258.jpg

Tapi memang lebih bagus dari foto yang kedua ya. Lihat foto di gallery klik edit klik gambar tongkat ajaib (auto-enhance). Terlihat bedanya dengan foto kedua yang tidak disunting kan? Beberapa waktu lalu pengen kuunggah di instagram. Supaya bisa terlihat utuh, tidak square seperti template instagram, kumasukkan dulu dalam FrameMagic.

20131013-221034.jpg

Pencinta langit ini masih saja jatuh cinta pada langit, setiap hari, setiap waktu. Begitulah cinta, setiap hari jatuh pada orang/sesuatu yang sama.

**foto-foto koleksi pribadi, diambil menggunakan kamera iPhone, diedit dengan fasilitas editing di iPhone (non aplikasi), ditambahkan frame dengan aplikasi FrameMagic. Lokasi: tepi sungai Gendhol di lereng gunung Merapi.

Ini asli fotoku lho, Om….. (semacam laporan ke Om Nh :D)**

Don’t ever lost your focus while driving,

….or it will happen to you!

20131011-181134.jpg

Pagi-pagi.
Terjadi keributan kecil. Ditambah lagi menyadari tablet dan kapsul HP tidak ada di kamar. Iya, bahasa kerennya ‘raib’. Sedang PMS, plus pekerjaan bejibun yang bikin pikiran gak fokus. Hasilnya: mengendarai motor dalam kondisi pikiran dan hati yang tidak karuan. Saat tersadar tiba-tiba sudah ada CRV gold dalam jarak yang sangat dekat mengerem karna masuk perempatan. Reflek kaki dan tangan menginjak & menarik rem. Tapi apa daya, tak sempat menjaga keseimbangan dan….bruuuggg….tubuh terlempar ke depan. Untung gak sampai nyentuh itu CRV. Tapi lutut, kaki, dan tangan tak luput dari benturan. Huffff… Benar-benar pagi yang s.e.m.p.u.r.n.a. :mrgreen:

Etapi itu udah pagi beberapa hari lalu kok. Sekarang sih sudah gak begitu s.e.m.p.u.r.n.a.2 banget lah. Kerjaan sudah selesai satu per satu. Memar masih kerasa sih tapi udah mendingan. Sedih kehilangan tablet & HP?! Cuma keinget kalo udah masuk kamar, hiks udah gak ada :D. Ikhlasin aja, memang bukan rejeki, nanti akan ada pengganti yang lebih baik lagi. Aamiin. **berharap ada yang kasihan lalu mengirimkan Asus Taichi 21**