Pagi di Kampung Tembakau

Matahari sudah mulai meninggi pagi itu. Pukul 6 lebih sekian. Saya keluar dari rumah sahabat saya, rumah teduh di kaki gunung Sindoro, sebuah desa di kecamatan Ngadirejo, Temanggung. Hamparan kebun tembakau di sekitarnya. Orang-orang mulai bergerak ke pasar meski pagi masih berkabut. Keluarga-keluarga mulai menjemur tembakau yang sudah digelar di rigen-rigen. Memang harus segera dijemur, karna sebelum pukul 14 siang nanti jemuran tembakau itu harus sudah diangkat, kalau tidak, menurunlah kualitas tembakaunya. Aktivitas di perkampungan penghasil tembakau telah dimulai.

matahari mulai meningi

matahari mulai meningi

suasana pagi berkabut

suasana pagi berkabut

menjemur tembakau

menjemur tembakau

jemuran tembakau berjajar-jajar di pinggir jalan

jemuran tembakau berjajar-jajar di pinggir jalan

kebun tembakau dan pemukiman yang tertutup kabut

kebun tembakau dan pemukiman yang tertutup kabut

anak-anak berjalan melalui pematang

anak-anak berjalan melalui pematang

mari jalan pagi, menghirup udara yang masih segar bebas polusi...

mari jalan pagi, menghirup udara yang masih segar bebas polusi…

kebun tembakau di kaki gunung sindoro

kebun tembakau di kaki gunung sindoro

ada pula sawah yang hijau membentang bagai permadani di kaki langit

ada pula sawah yang hijau membentang bagai permadani di kaki langit

Inilah pagi di desa Purbosari, kecamatan Ngadirejo, Temanggung. Udara sejuk dan segar bikin saya betah lama-lama di sana. Pemandangan hijau dan suasana kampung yang akrab. Suatu saat kudatang lagi hai kampung nan asri….

Ikut meramaikan Turnamen Foto Perjalanan ke-34 dengan tema: Kampung di blog Berbagi Kisahku