Lukisan Pensil

Setiap pagi saat bangun tidur, saya selalu disambut oleh senyum manis saya. Lho kok bisa? Iya, karna pas di depan saya, saya pasang lukisan pensil wajah saya lagi senyum yang digambar sama sahabat saya si Han. Lukisan pensil wajah saya ini sudah dilukis Han tahun 2004 atau 2005 lalu waktu kami masih KKN, tapi belum diberikan ke saya sampai rumah Han kena gempa Jogja 2006 lalu. Hiks… Meski sempat tinggal di tenda, tapi puji Tuhan semua keluarga selamat dan barang-barang pun bisa dirapikan kembali. Saya sudah tidak terpikirkan lagi akan lukisan pensil itu. Tetapi beberapa hari menjelang keberangkatan saya ke Jepang, tiba-tiba si Han menyodorkan satu amplop besar yang ternyata berisikan lukisan pensil itu. Hwaaaa….ternyata masih kesimpen ya Han, kupikir sudah jadi korban gempa. Kubawa ke Jepang yaaa….. *peluk si Han.. (bohong 😛 ). Ini dia yang nyenyumi saya tiap pagi.

drawing pencil by Han

drawing pencil by Han

Tahun 2004 saya masih gemuk, jadi itu pipi memang ke mana-mana. Si Han gambar dari foto saya yang ini:

hant2

sudah rusak di mana2

Mirip gak? Mirip ya. Hehe… Itu pertama kalinya saya digambar pensil. Menjadi sangat berkesan karna yang gambar si Han, sahabat saya si available shoulder  😛 . Selain menggambar saya sendiri, si Han juga menggambar kami satu tim KKN dulu. Ayo tebak, saya yang mana??

ayo tebak saya yang mana??

ayo tebak saya yang mana??

Bertahun-tahun kemudian, saya kenal dengan pelukis pehobi lukis pensil yang juga blogger Om Vyan RH. Dari beliau, saya jadi punya keinginan untuk belajar menggambar. Apalagi dulu sering lihat Bapak menggambar pensil juga. Tapi baru belajar beberapa kali sudah berhenti. Dasar ya, semangat di awal meredup kemudian. Pernah saya tulis di sini tentang belajar menggambar saya. Saya juga beruntung pernah dilukis Om Vyan. Ini dia.

waktu kehujanan salju

waktu kehujanan salju

Pada pinter-pinter menggambar ya. Kalau kata simbah: yang kelihatan itu bisa dipelajari. Jadi kalau mau belajar pasti bisa. Kalau kata Om Vyan, sebenarnya kita semua bisa. Bakat itu tidak ada, yang ada adalah minat, fokus, dan ketekunan. Nah, kapan ya saya mau fokus dan  tekun belajar gambar. Kalau minat sih sudah ada. Hehe….

Selamat hari Kamis, teman-teman. Apakah teman-teman pernah dilukis pensil? Atau malah bisa melukis pensil? Atau sedang belajar seperti saya? Kalau sudah bisa, saya dilukis pensil yaaa…. 😀

/

Salam,
~Tt

——

Update!!

Malam ini, 24 Januari 2013 pkl.10.33pm wkt Jepang (20.33 WIB) dapat kiriman lukisan pensil lagi dari Om Vyan… Aaaak..sukak! Persis sama foto di header yaa… Dikasih judul: “Titik pose sensual dengan 60D” Wkwkwkwk……. #ngakak guling2 bantal2 kasur2 selimut2 sprei2…udah2 kebanyakan 😀

omvyan2

Makasih banyak, Om… 🙂