Filosofi Durian

Siapa yang tak kenal durian? Buah ASLI Indonesia yang nikmatnya cetar membahana bikin nagih itu? Saya pernah naik taksi di sini, kebetulan sopir taksinya lumayan talkative gitu, jadi di jalan diajaki ngobrol lah saya. Berhubung bahasa Jepang saya plegak-pleguk, jadi dia tahu kalau saya orang asing. Ditanyalah asal saya, dan ketika saya jawab Indonesia, dia langsung bilang: “wah, saya pernah ke Indonesia, ke Bali (Bali memang paling terkenal di sini), saya juga makan durian, enak sekali”. Nah kan, begitu ngomongin Indonesia jadi teringat durian kan? Ya karena durian itu asli Indonesia.

Itu di ranah internasional, kalau di ranah nasional dan regional, ketika saya menyebut kota kelahiran saya Purworejo, orang-orang pun akan langsung merujuk salah satunya pada durian. Itu pula yang terjadi kemarin pagi ketika saya menulis status galau galak di Facebook. Saat berbalas komentar, saya menyebut kota kelahiran saya Purworejo. Nah Om Vyan yang Pak Tuonya Inon dan Cupit (sekarang tambah banyak nak mudonya Om Vyan (jodohnya Pak Tuo itu nak mudo kan ya?)) langsung keingat durian dan menyebutkan filosofi durian begini.

“cocok… secara Purworejo penghasil buah durian… (filosofi durian: walaupun berduri tp isinya lembut dan disukai orang, kolesterolnya meningkatkan gairah… jeleknya: berbahaya bagi penderita hipertensi)”

Malamnya waktu mata tak kunjung terpejam, saya baca lagi status saya pagi itu dan komentar-komentarnya. Waktu baca komentar Om Vyan, saya jadi manggut-manggut, benar juga ya, durian ternyata punya banyak makna filosofis yang bisa diambil. Jadilah malam/pagi tadi, mengawali tanggal 12 bulan 12 tahun 12 saya berkicau di timeline facebook dengan hastag #filosofiDurian. Apa saja? Markisim, mari kita simak.

:: Purworejo terkenal dengan duriannya. Dan setelah dipikir2 ternyata byk makna filosofis yang bisa diambil dari durian…  #filosofiDurian

:: durian itu berkulit keras dan berduri, tapi dalamnya lembut, manis, dan disukai banyak orang. So, jangan tertipu penampilan luar. Bisa jadi yang luarnya galak itu tnyta hatinya lembut ^_^ #filosofiDurian

:: buah durian menebarkan aroma yang khas. Semua orang akan langsung tau itu durian hanya dengan mencium aromanya. Kita juga punya ‘aroma’ kita masing2, di mana orang akan mengenali kita hanya dgn ‘mencium aroma’ kita. Semoga saja aroma yg kita tebar adl aroma yg menyenangkan byk orang yaa… #filosofiDurian

:: membuka durian akan mudah jika kita merunut saja jalan yg sudah ada. Tapi kalau salah jalan, ya sudah, bakal boncel2 deh duriannya, gak terbuka pula unless kita balik ke jalan yg benar. Hidup juga gitu deh…kalau nurut jalan yang dibuatNya, insyAllah mudah, tapi kalau melenceng dari jalanNya, yaaah…siap susah aja…kecuali mau kembali ke jalan yg benar 🙂 #filosofiDurian

:: durian itu tergantung di pohon yg tinggi, sulit untuk meraihnya. Tapi kalau sdh matang dia akan jatuh sendiri. Sama ky jodoh ya, daripada bersusah payah meraih yg tinggi itu, lebih baik siapkan perlengkapan spy saat dia jatuh kita bisa menangkapnya tanpa ada yg terluka. Kita cukup tunggu waktu saja, dia pasti jatuh kok 😉 #filosofiDurian

:: durian yang jatuh dari pohonnya pasti lebih enak daripada durian yg dipetik & dieram. Yah….segala sesuatu kalo sudah waktunya, pasti nikmat. Tapi kalo belum waktunya dipaksa juga, yah…bisa nikmat sih, tapi tak senikmat yg sudah waktunya jatuh… #filosofiDurian

:: durian akan jatuh kalo ia sudah matang benar. Jadi kalo sampai skrg saya belum jatuh2 (ke pelaminan) itu artinya saya belum matang benar…… Wkwkwk…mulai ngaco!!  #filosofiDurian

:: makan durian kalau kebanyakan bisa bikin pusing, darah tinggi, atau mabuk. Sebenarnya bukan salah duriannya sih, tapi salah kebanyakannya. Segala sesuatu kalau kebanyakan mmg gak baik, secukupnya saja lah yaa….  #filosofiDurian

:: berhubung sudah ngantuk, #filosofiDurian-nya cukup dulu.. Kalau ada yg nambahin, boleh.. Kalau besok nemu lagi, tambahin lagi…. Mengawali 12.12.12 dengan durian… Yumm…kangen durian & teman makan durian.. *eh*

Begitulah celotehan saya tadi pagi (tengah malam). Tentu saja itu tidak bisa dijadikan rujukan, wong cuma ocehannya botjah galau yang lagi galak kangen durian. Apakah di rumah sudah musim durian? Ayo makan durian rame-rame…!!

makan duren rame2

 

Salam duren mania,

yustha tt