Kenapa?

Kenapa sekolah

Dalam perjalanan menuju sekolah.

K : Kalau gak sekolah kenapa si, Ma?

M : Ya nanti jadi bodho.

K : Kalau bodho kenapa?

M : Kaya kebo.

K : Kalau kebo sekolah di mana si, Ma?

M : Ya di kebun binatang.

K : Kebun binatangnya mana?

M : Di Jogja.

K : Kok kebonya malah gak sekolah kenapa?

M : Lha kebonya malah cuma mau main-main aja.

K : Kalau sekolah nanti…

M : Kalau sekolah nanti jadi pinter.

K : Kan kemarin mas Krishna udah ke Taman Pinter.

M : @#$%^&*()

 

Kenapa d’Ganesh keluar dari perut Mama

K : Kok d’Ganesh keluar dari perutnya Mama kenapa?

M : Ya biar d’Ganesh tumbuh besar, Di perut Mama dah gak cukup.

K : Kalau gak keluar kenapa?

M : Perut Mama gak cukup. Kalau keluar d’Ganesh bisa tambah besar, jadi bisa main-mainan sama m’Krishna.

Lalu berlari mengajak d’Ganesh bermain.

————–

Oh Gusti, pertanyaan-pertanyaannya semakin sulit saja. Belum lagi kalau di jalan lihat tower provider selular dan sutet, maka pertanyaannya akan semakin sulit dijawab dengan benar tetapi menggunakan bahasa yang mudah diterima anak usia 4 tahun sepertinya. Hmm….kalau aku punya anak nanti, apa bisa jawab pertanyaan-pertanyaan seperti itu… Hmm….

Tentenya Krishna,

yustha tt