Tragedi Penari

Adalah sebuah tragedi yang terjadi di hari Jumat minggu lalu. Tersebutlah mbak A yang baru saja saya kenal melalui facebook, seorang guru di sebuah madrasah setingkat SMA. Setelah ngobrol melalui fasilitas chatting, mbak A menanyakan blog saya. Saya kasih tahu lah blog ini. “Besok kalau pas selo aku lihat ya..” katanya. “Monggo mb, tapi blognya ecek2 lho”, jawab saya.

Hari Sabtu, ada pesan masuk di FB saya. Dari mbak A. Begini kurang lebih bunyinya.

Mbak, kemarin waktu buka blognya njenengan, tiba-tiba speaker sekolah bunyi lagu Penari Dewi Gita. Speakernya di dekat masjid sekolah, padahal saat itu sedang berlangsung jumatan di masjid.

Hwaaaaa…….saya langsung panik sendiri. Aduuuuuh….kok sampai ada kejadian begini sih gara-gara backsound autoplay di blogku. Aduuuh….maaaaaffff……

Ternyata komputernya itu terhubung langsung dengan speaker sekolah untuk keperluan bel sekolah yang diset otomatis dari komputer tersebut. Blog post saya yang berjudul Penari kebetulan saya pasangi backsound dan saya set auto play. Jadilah ketika dia buka blog saya, bernyanyilah si Dewi Gita. Sudah begitu, dia pun tidak menyadari kalau asal suara dari komputer miliknya. Semua panik, termasuk dia. Ya ampuuun. Baru setelah dia scroll ke bawah, ada lirik lagu Penari, dia sadar bahwa asal suara itu pasti dari blog ini. Huft.. Ya Tuhan, ampuni hambaMu.

Saya langsung ubah setingan backsound-nya menjadi ‘click to play’. Sejak kejadian itu, saya jadi takut memasang musik atau sumber-sumber suara lainnya yang diset autoplay. Takut kejadian serupa terulang lagi.

Maafkan saya ya mbak A dan teman-teman di madrasah, terutama kepada bapak-bapak, mas-mas, dan adik-adik yang sedang melaksanakan sholat jumat dan terganggu dengan alunan Penari dari Dewi Gita. Hiks…sungguh saya minta maaf.

Teman-teman apakah pernah mengalami kejadian serupa?