[15HariNgeblogFF2#day1] Menunggu Lampu Hijau

Aku tahu ini sudah terlambat. Kamu sudah menungguku terlalu lama. Kaubilang “kutunggu sampai pukul 8 malam, kalau tidak…” dan tak ada kelanjutannya. Maafkan aku. Tetapi entah kebetulan apa yang membuatku selalu terjebak lampu merah begini. Dan menunggu lampu hijau dalam hitungan detik itupun terasa begitu lama. Arrrgghh….

Aku sudah berada di bawah jam gadang yang menjulang ini. Dan seperti dugaanku sebelumnya, kamu sudah tidak ada si sana. Arrrghhh! Dasar lampu merah sialan! Pasti Dera marah besar karna aku terlambat datang menemuinya, sampai-sampai dia meninggalkanku begini. Aku harus buru-buru minta maaf dan merayunya. Tunggu, akan kuawali dengan alasan keterlambatanku, lalu meminta maaf, lalu menawarinya ice cream sebagai permintaan maaf. Ah, OK, ini pasti berhasil. Dera pasti luluh dan kembali ke sini lagi menemuiku. Yak, ambil handphone, search nama Ayank Dera, call.

“Sayang, kamu di mana? Aku baru sampai, tadi terjebak lampu merah….” belum selesai bicara, Dera sudah menyambar saja.

“Aaaak, maaf terlambat Ay! Aku di perempatan terakhir, nunggu lampu hijau gk nyala-nyala nii…. Tunggu sebentar yaa…”

Rrrrr…

—————————-

Word count: 165

Jelas aja ini FF geje. Pengen ikutan #15HariNgeblogFF2 tapi kok gk ada ide. Telat pula. Jam 8 kan sudah ditutup submit linknya. Ah, sudahlah, yang penting ikutan. Belajar nulis fiksi. Susah bo’ 😀