Kaya di luar negeri ya?

Melanjutkan postingan kemarin, yang ada foto tangan saya itu. Foto itu saya ambil setibanya saya di bandara Kansai, Osaka setelah perjalanan seharian. Sampai di Kansai sudah pukul 9.30-an malam. Ditambah proses imigrasi, jadi kira-kira pukul 10 baru keluar. Sudah tidak ada bus ke Tokushima. Akhirnya diputuskanlah tidur di bandara. Apalagi memang sudah berencana besok pagi mau main ke Hokkaido mumpung ada tiket promo. Teman-teman sudah berangkat pagi tadi, jadi saya ‘kranthil’. Saya pun mengambil tempat yang kira-kira nyaman dengan koneksi wifi yang lumayan kuat, lalu menelepon rumah, mengabarkan saya sudah sampai dengan selamat. Lanjut telepon kakak…lamaa….dengan materi pembicaraan yang cukup berat dan membuat kakak berderai-derai. Lho? Kok malah kakak yang berderai? Iya, saya kan sok tegar di depan kakak, haha…. Akhirnya saya pun merasa lelah kuadrat, lelah karena perjalanan dan lelah karena pembicaraan tadi. Tampak kan dari semplah-nya tangan saya itu? Hehe… Tidak bisa tidur pula setelah itu. Lengkap sudah. Hihi… Eh, kok malah curhat di sini sih?? Hahaha….maaf ya teman-teman… 😛

Paginya saya menitipkan koper di loker penitipan barang di Kansai airport. Masukkan koin 600 yen untuk bisa membuka kunci dan memasukkan barang serta mengambil kuncinya. Enam ratus yen adalah biaya penitipan untuk 1 hari. Kalau ternyata besok terhitung 2 hari atau lebih, maka untuk bisa membuka loker harus memasukkan koin lagi, sudah tertulis berapa yang harus dibayar. Done. Berangkatlah ke Hokkaido. Sampai sana bertemu dengan teman-teman dan melanjutkan ‘wisata’ kami. Ke mana saja? Akan saya ceritakan di postingan berikutnya yaa… 😀

Nah, meskipun di Jepang bagian tengah sudah masuk musim gugur, tetapi di Hokkaido salju masih menggunung. Ya, karna Hokkaido adalah pulau paling utara di Jepang (dan sekarang di sana sakura sedang bermekaran). Saya yang belum pernah lihat salju setebal itu pun heboh tak terkira. Teman-teman yang sudah cukup lama di sini sudah terbiasa dengan salju, jadi mereka kalem-kalem saja. Tapi ternyata ada salah satu teman yang diam-diam masih kagum dengan salju putih bersih di sana. Pagi itu salju turun dengan lebat. Cemara-cemara tertutup salju persis seperti di kartu-kartu Natal itu. Dan teman saya nyeletuk: “wuih….kaya di luar negeri ya?!”. Kami yang lainnya spontan noleh ke arahnya: “lha memangnya ini di mana???”. Hahahaha……. Berhubung bersama teman-teman satu negara jadi dia merasa masih di Indonesia saja. Hihihi….. Ya udah, saya bagi fotonya ya… 🙂

orang udik selalu foto di tulisan ‘welcome to…’ 😀

dari lantai 8 Super Hotel Asahikawa-shi

dari bajunya udah kelihatan asalnya… 🙂

salju

cemara

pinguin & langit biru

Demikian.

Salam. 🙂