Belahan Jiwa, apa kabarmu?

 

Membaca lagi surat-suratmu, hatiku jatuh rindu
Tak sadar pada langit kamarku, kulukis kau di situ
Waktu yang berlalu, dan jarak masih saja terbentang
Penamu bicara, menembus ruang menyapa sukmaku

Mendesah lembut angin membawa butiran hati lara
Ternyata meraih kesempatan, tak semudah kusangka
Kau setia menunggu lelaki kecil menantang hidup
Kau sertakan do’a, seolah mantra menjelma nafasku

Memendam tanya segera terucap
Belahan jiwa apa kabarmu?
Kuharap selalu tetap kau jaga
Tumbuhan cinta yang di ladang kita
Aku … jauh di sini menggapai cita
Hingga … satu saat pasti ku kan kembali

[KLA Project]

*kangen sama sobat Klanis, dear wi3nd, kamu ke mana?? 😦 *