10 kunci bahagia

Menurut teori psikologi, perempuan itu dikaruniai kemampuan untuk mengerjakan beberapa pekerjaan dalam waktu bersamaan. Istilah kerennya ‘multitasking’. Nah, berhubung kerjaan sedang banyak-banyaknya maka kemampuan tersebut harus dioptimalkan. 😀

Bagitulah yang terjadi pada suatu hari ketika diminta mengikuti workshop padahal masih harus menyelesaikan menulis bahan ajar. Hasilnya, telinga digunakan untuk mendengarkan fasilitator berbicara, mata, otak, dan tangan digunakan untuk mengerjakan bahan ajar. Eits, jangan salah, perempuan dikaruniai kemampuan ‘multitasking’, jadi tidak ada yg dikecilkan :D. Buktinya saat fasilitator berbicara, sy bisa menyahut, saat fasilitator bertanya, sy bisa menjawab :D. Caranya sediakan satu halaman kosong di lappy untuk mencatat hal-hal yang disampaikan fasilitator yang menurutmu penting. Nah, ini oleh-oleh dari fasilitator yang menurut sy PENTING, jadi sempat tercatat di halaman kosong tersebut :mrgreen:

This is it……

10 kunci bahagia:

  1. jangan khawatir
  2. jangan membiarkan ketakutan tak berlasan menguasai hidupmu
  3. jangan menyimpan dendam
  4. selesaikan masalah satu per satu
  5. semua masalah tidak perlu dibawa tidur
  6. jangan mencampuri masalah/urusan orang lain
  7. jangan hidup pada masa lalu
  8. jadilah pendengar yang baik
  9. jangan biarkan frustasi merusak dan mengatur hidupmu (kasihanilah dirimu lebih dari segalanya)
  10. hitunglah berkat/rahmatmu

Sebenernya masing-masing point itu ada penjelasannya, tapi tidak sempat sy catat dan sy juga tidak sempat meminta file-nya. Yang paling penting menurut sy adalah point terakhir: Hitunglah berkatmu. Karna kita tidak akan pernah sanggup menyelesaikan menghitung berkat yang sudah Tuhan berikan buat kita. Dengan menghitung berkat kita akan senantiasa bersyukur. Itulah yang membuat bahagia. Bahagia terletak pada hati yang bersyukur.

Sy juga pernah mendapat pesan yang bagus dari seorang teman: “bukan bahagia yang membuatmu bersyukur, tapi bersyukurlah yang membuat kita bahagia.”

Selamat hari Kamis kawan, selamat hari Sumpah Pemuda. Sudahkah Anda bersyukur hari ini? 😉