serah..

Tuhan…
Bergetar bibir ini menyebut namaMu. Berdegub jantung ini, hati pun berdesir, merinding bulu kudukku. Di mana aku bisa bersembunyi dariMu, sedang setiap mili tubuh ini Kau kenali..

Tuhan…
Dengan gemetar aku memberanikan diri, dengan tangan yang kotor, tubuh yang penuh debu, hati yang hancur. Aku tersungkur di hadapanMu.

Tidak berani aku mengucapkan sesuatu pun. Engkau telah mengetahui sebelum satu kata pun kuucap. Engkau telah mengetahui ketakutanku, kelemahanku, pun keburukanku. Semuanya telah Kau lihat, bahkan yang kusembunyikan sekalipun. Inilah aku yang berlumur debu, ya Tuhan.

Tuhan..
Sungguh malu aku datang mengaduh. Malu pada kasihMu. Sedang aku lalai terhadap titahMU, tapi Kau tak pernah lalai terhadap kasihMu. Sungguh takut aku menghadapMu, meski Kau selalu terbuka menerimaku kembali.

Tapi Tuhan, kepada siapa hendak kumeminta pertolongan selain daripadaMU. Karna hanya Engkau yang mampu angkatku dari lumpur, bersihkanku dan tahirkanku kembali. Hanya Engkau ya Tuhan..

Aku bersujud di hadapanMu. Berserah pasrah pada kehendakMU. Air mata ini air mata penyerahan diri, air mata kepasrahan terhadap apapun yang hendak Kau lakukan pada hidupku. Aku ini, Tuhan. Apa adanya diri ini, tak ada yang kusembunyikan dariMU. Tidak ada sama sekali.

Tuhan…
bisikku lirih..
kuharap Kau sudi mendengar…

#tt
31 Januari 2010

& ini adalah postingan ke-100 di blog celoteh4ti

gambar diambil dari sini