Kita baikan ya…

Kita baikan ya…

Saya senyum sendiri menulis judul di atas. Hihi….keliatannya lucu ya… Ini cerita tentang anak kost saya.

Saya tinggal berempat dengan anak-anak lucu ini. Mereka sudah satu kost denganku sejak satu setengah tahun yang lalu. Kita pun pindah sama-sama dari kost lama ke kost yang sekarang. Boyongan. Jadilah kita sudah sangat sehati, apalagi kost ini memang cuma punya 5 kamar, 1 kamar lagi masih kosong. Ada yang mau gabung?? Hehe…

Dari berempat itu, macem2 karakternya. Ada yang tertutup sangat, ada yang kaya anak kecil, ada yang moody-an (saya :p), ada juga yang easy going. Satu orang yang tertutup sangat, sangat sulit bergabung dengan anak kost yang lain. Dia lebih banyak menghabiskan waktu di kamar tertutup. Bersosialisasi dengan anak kost lain hanya seperlunya saja. Tapi kalau hanya tinggal berdua saja di kost (misalnya hanya saya dan dia), dia bisa juga diajak ngobrol. Hmm… Lalu yang dua lagi, mereka lebih mudah bergaul. Sering ngumpul di kamar saya, sering ngajak keluar bareng, makan bareng, nonton, bareng, ngasih surprise waktu ultah saya. Ya mereka berdua. Waktu bulan puasa kemarin, kita masak bareng tiap hari, sahur di kamar saya bareng2, berbuka bareng2. Bertiga dengan mereka berdua, plus satu orang lagi yang kini sudah pindah kost, sementara 1 orang yang tertutup sangat tidak ikut bergabung dengan kami.

Nah….karena saking seringnya apa2 bertiga, jadi rasanya ada yang kurang kalau satu orang tidak serta. Seperti kemarin. Kami pergi keluar berdua, saya dan anak kost, sebut saja Li. Kami berdua sudah mengajak Ka ikut serta, namun karna dia masih sibuk dengan kegiatan KKN, dia tidak bisa ikut serta. Akhirnya kami berdua pergi tanpa Ka. Tapi ternyata kepergian kami berdua tanpa Ka berbuntut.. Ka jadi diam ke Li. Saya tidak begitu perhatian karna akhir2 ini sy jarang ketemu dengan Ka di kost, maklum Ka sedang sibuk di KKNnya. Dan ternyata, Li juga tidak menyadari kalau didiemin sama Ka…. Sampai tiba-tiba kemarin Ka bilang ke Li: “Li, kita baikan ya….”. Parahnya Li tidak tanggap kalo beberapa hari ini didiemin sama Ka. Hahaha, lucunya anak2 ini….

Cerita sederhana si. Tapi saya merasa lucu dan geli dengan cerita ini. Bagaimana tidak, Ka sudah berlelah-lelah ngambek sama Li, dan ternyata Li tidak tau kalau Ka ngambek. Sampai akhirnya Ka lelah sendiri dan meminta maaf pada Li, mengajak Li kembali ‘baikan’ dengan dia. Sementara Li merasa tidak bersalah karna sebelum pergi Li sudah mengajak Ka, sehingga dia merasa tidak bersalah meninggalkan Ka.

Hihi…saya senyum sendiri. Emang nggak enak ya marah/ngambek/benci sama orang lain, apalagi orang yang sangat dekat dengan kita. Nggak perlu nunggu lama-lama kita akan lelah sendiri memusuhi sahabat kita itu. Bener deh pepatah bilang: 1000 teman itu belum cukup, tapi 1 orang musuh udah kelebihan.

Hayoo…ada yang masih punya amarah di hati? Apalagi sama sahabat sendiri. Cepet-cepet deh bilang: Kita baikan ya….. 😉

 

saya & mereka:: tampak sebaya kan? hehe...

.

.:tt:. 3 November 2009

>>> Buat Ka yang besok ulang tahun…. Happy birthday ya nak… 🙂