cincin..

cincin

ups..! maaf-maaf, ini bukan dalam rangka narsis kalau saya tampilkan foto diri di sini,hehe…. Bukan juga pamer cincin kalo kebetulan ada dua cincin di jari tengah saya 😀

Kenapa cincin kawin (nikah) itu dilingkarkan di jari manis?

Coba kalian lakukan seperti yang saya lakukan di samping. Kedua jari tengah dilipat dan kesepuluh jari disatukan, ya seperti foto saya itu lah (susah jelasinnya,hehe).

Sudah semua???

Ibu jari itu ibarat orang tua, telunjuk ibarat mertua, kelingking ibarat anak, dan jari manis ibarat pasangan kita.

Masih dengan posisi jari jemari seperti semula, coba kita buka tutup ibu jari kita. Bisa? Ya, mudah. Lalu telunjuk kita, bisa juga. Kelingking? Bisa. Coba kita buka jari manis kita. Apa yang terjadi? Ternyata kita sulit melepaskan jari manis kita, tidak seperti saat kita melepaskan ibu jari, telunjuk, dan kelingking kita.

Yupz, itulah mengapa cincin kawin (nikah) dilingkarkan di jari manis. Karna pernikahan ibarat suatu ikatan yang tidak bisa dilepaskan. Kita bisa lepas dari orang tua kita, dari mertua kita, ditinggalkan anak kita kelak, tapi pasangan hidup kita, dia akan selalu bersama-sama dengan kita, terikat erat dengan kita, dan tidak terlepas sepanjang hidup kita.

Trus, napa lo pake cincin di jari tengah Tik?

Biar ketahuan kalo gue belum merid. 😀

.

.

12.10.2009:16.40

Ballroom I, The Sunan Hotel Solo