Saltong alias salah potong

Ah….lama nggak nulis-nulis yang berbau narsis. Kali ini aku terima tantangan frozzy buat menuliskan pengalaman tidak menyenangkanku berkaitan dengan potong rambut. Huff… *lho, belum2 udah menghela nafas*

Jadi begini ceritanya.

Jumat kemarin (260609) aku melakukan ritual jalan-jalan gk jelas. Sudah pasti sendirian, masa jalan-jalan gk jelas mau ngajak2, kasian donk yang diajak. Lalu tercetuslah ide untuk potong rambut. Ide itu dikarenakan rambutku sudah cukup panjang & temen2 kantor sudah pada gerah liat rambutku jeprak ke sana kemari, jadi mereka udah rewel menyarankan padaku untuk segera merapihkan rambut. Akhirnya di acara jalan2 gk jelasku itu aku membelokkan motorku menuju salon kecantikan khusus perempuan *aish, pake yg khusus perempuan segala toh Bu??*. Di salon sekaligus butik muslim itu aku biasa merapihkan ataupun memangkas rambutku. Sesampai di sana….o’ow…kok ada yang berubah ya… Kenapa salonnya jadi butik juga ya??? Setelah berkeliling di dalam, akhirnya aku tanya pada mbak2 pelayan yang memanggil semua pengunjung dengan panggilan ‘kakak’: “mb, salonnya sekarang di mana sih?”. Dan ternyata salonnya sudah pindah ke tempat lain yang cukup jauh… Aduh…. mana saya udah punya niat di hati mau potong rambut pula… Continue reading