Tuhan menjawab doa…

Tuhan selalu menjawab doa kita. Ya, selalu. Dan Dia menjawab doa kita sesuai dengan kehendakNya. Kita tahu rancanganNya adalah rancangan kebaikan bagi kita. Namun kadang kita lupa bahwa yang terbaik menurut Tuhan, belum tentu sesuai seperti yang kita inginkan. Apa yang menurut kita baik, belum tentu menurut Tuhan baik, dan apa yang menurut kita buruk belum tentu menurut Tuhan buruk. Karnanya aku memohon: Tuhan berikanlah yang terbaik sesuai kasih karunia dan rahmatMu yang besar.

Aku punya pokok doa yang sudah kudoakan sejak tahun 2001. Ada banyak hal yang aku alami selama doa itu kupanjatkan. Bukan karna Tuhan tidak menjawab doaku. Tuhan menjawabnya, tapi karena aku tidak memiliki kejernihan hati sehingga aku tidak mampu mendengar suaraNya.

Ada tiga jawaban doa yang Tuhan berikan: Ya, tidak, dan tunggu dulu… Mungkin saat ni Tuhan sedang menjawab: tunggu dulu. Dan inilah saatku bersabar dengan tetap bersyukur. Atau saat Tuhan menjawab:tidak, itulah saatku untuk ikhlas dan terus bersyukur… Dan saat Tuhan menjawab: ya, inilah saatnya aku terus bersyukur dengan tetap berserah pada kehendak Tuhan….

Segala yang terjadi dalam hidupku, jadilah Allah seturut kehendakMu…

mendengar suara-Mu…

ya Allah… Engkaulah pemilik hidupku, yang mengetahui segala jalan-jalanku, yang mengetahui segala langkah-langkahku, benar atau salah Engkaulah yang memberi penilaian dan penghakiman…ya Tuhanku, setiap kali Kau berikan pilihan-pilihan dalam hidupku. Dan setiap pilihan yang kuambil, Kau berikan kehidupan ke depan sesuai pilihan itu…

Tuhan, akulah manusia yang berdosa ya Allah, tidak mengerti apa yang Kau kehendaki dalam hidupku. Tidak memahami rancanganmu. Kadang terpaku dengan keinginanku hingga tak kudengar suaraMu…

Hambamu memohon ampunanmu ya Allah. Sujud di altarmu, kuberikan hidupku ya Allah. Hidup yang bersimbah lumpur dosa, hingga aku tak lagi berdaya. Hanya olehMu hamba mampu berdiri. Hanya olehMu hamba mampu menjalani hidup ini.

Hamba mohon pengampunanMu. Hamba mohon hati yang bersih, sehingga hanya suaraMu yang kudengar, bukan keinginan hawa nafsuku. Sehingga oleh pertolonganMu hamba mampu memilih dari segala pilihan yang Engkau berikan. Sehingga jalanMulah yang hamba ikuti, wahai Allah pemilik hidup kami….

Aku mohon….

dan bila…

dan bila esok hari aku masih melihat matahari
biarlah yang kurasa hanya hangatnya tapi bukan teriknya…
namun bila tidak, biarlah aku tetap mensyukurinya….

dan bila esok hari masih ada angin berhembus
biarlah kurasakan semilirnya, tapi bukan topannya…
namun bila tidak, biarlah aku tetap mensyukurinya…

dan bila esok hari aku masih bisa melihat langit
biarlah kulihat birunya dan bukan awan hitamnya…
namun bila tidak, biarlah aku tetap mensyukurinya…

dan bila esok hari aku boleh menikmati mawar
biarlah kunikmati indahnya dan bukan durinya…
namun bila tidak, biarlah aku tetap mensyukurinya…

dan bila esok hari aku masih bertemu kesulitan
biarlah kutemui jalan keluarnya dan bukan lelahnya…
namun bila tidak, biarlah aku tetap mensyukurinya…

dan bila esok hari aku menerima masalah
biarlah yang kulihat adalah hikmahnya dan bukan kesusahannya…
namun bila tidak, biarlah aku tetap mensyukurinya…

dan bila esok hari aku beroleh bahagia
biarlah aku tetap rendah hati dan tidak terlena…
namun bila tidak, biarlah aku tetap mensyukurinya…

dan bila esok hari aku masih diberi teman-teman
biarlah kami saling mengasihi dan bukan membenci…
namun bila tidak, biarlah aku tetap mensyukurinya…

dan bila esok hari aku diizinkan sendiri
biarlah aku berdiam dalam hadiratNya dan bukan melakukan hal yang sia-sia…
namun bila tidak, biarlah aku tetap mensyukurinya…

dan bila esok hari aku masih bisa melihatmu
biarlah yang kulihat hanya kebaikanmu dan bukan keburukanmu…
namun bila tidak, biarlah aku tetap tidak melihatmu…
sehingga aku bisa terus bersyukur karnamu……

Doa mohon pengampunan..

Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmat-Mu yang besar!
Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku!
Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku.
Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa dan melakukan apa yang Kauanggap jahat,
supaya ternyata Engkau adil dalam putusan-Mu, bersih dalam penghukuman-Mu.
Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku.
Sesungguhnya, Engkau berkenan akan kebenaran dalam batin,
dan dengan diam-diam Engkau memberitahukan hikmat kepadaku.
Bersihkanlah aku dari pada dosaku dengan hisop, maka aku menjadi tahir,
basuhlah aku, maka aku menjadi lebih putih dari salju!
Biarlah aku mendengar kegirangan dan sukacita, biarlah tulang yang Kauremukkan bersorak-sorak kembali!
Sembunyikanlah wajah-Mu terhadap dosaku, hapuskanlah segala kesalahanku!
Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh!
Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu,
dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku!
Bangkitkanlah kembali padaku kegirangan karena selamat yang dari pada-Mu,
dan lengkapilah aku dengan roh yang rela!
Maka aku akan mengajarkan jalan-Mu kepada orang-orang yang melakukan pelanggaran,
supaya orang-orang berdosa berbalik kepada-Mu.
Lepaskanlah aku dari hutang darah, ya Allah, Allah keselamatanku,
maka lidahku akan bersorak-sorai memberitakan keadilan-Mu!
Ya Tuhan, bukalah bibirku, supaya mulutku memberitakan puji-pujian kepada-Mu!
Sebab Engkau tidak berkenan kepada korban sembelihan;
sekiranya kupersembahkan korban bakaran, Engkau tidak menyukainya.
Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur;
hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.

Seperti Daud memohon padaMu ya Allah, demikian aku memohon pengampunaMu….