mari berolahraga..

Dulu (halah! lagi2 diawali dengen dulu), sy bukan orang yang gemar berolahraga. Meski begitu bukan berarti saya tidak pernah berolahraga lho. Hampir tiap hari saya berolahraga. Waktu SMP, berangkat-pulang sekolah saya jalan kaki, 4-5km dari rumah, itu sudah termasuk olahraga kan ;). Lalu waktu SMA, berangkat-pulang sekolah saya naik sepeda, olahraga juga tuh..hehe.. Kadang-kadang saja saya berenang, waktu SMP ikut ekstrakurikuler berenang 1 caturwulan, cukup bikin saya bisa sedikit gerakan renang yang paling dasar yaitu gaya katak (itu juga cuma asal bisa ngapung ma gerak ke depan doang, hehe). Waktu kuliah saya hampir tidak pernah berolahraga. Hanya sesekali diajak teman berenang, mungkin gk sampai 5 kali seumur kuliah. Pernah satu kali ikut kakak2 di organisasi naik gunung, ke Sindoro waktu itu, sampai puncak lho (halah! bangganya :P). Berhubung tidak pernah berolahraga, setelah turun gunung, sampai kost kaki terasa lemas, jalan jadi glear gleor, sampai sama teman dibilang jalannya ky orang hamil. Hihi…

Sekarang, saya jadi gemar berolahraga. Awalnya untuk mengisi waktu. Teman bilang, olahraga juga baik untuk menghindari stress. Larilah saya ke olahraga. Beberapa tahun lalu saya ikut senam, aerobik & BL. Kebetulan setiap hari Jumat kantor menyediakan waktu untuk pegawainya berolahraga sampai pukul 10. Saya dan teman2 putri memanggil instruktur senam dan seusai SKJ bersama, kami menuju cabang olahraga masing-masing dan saya menuju ke cabang olahraga senam. Setiap jumat badanku senam sesuai irama, berkeringat dan segar. Sampai akhirnya instruktur kami menikah dan hamil. Kegiatan olahraga aerobik pun berhenti. Saya dan teman-teman beralih ke badminton. Beberapa teman putri yang berminat pada badminton kami kumpulkan. Jadilah setiap Jumat kita menuju cabang olahraga badminton. Sampai akhirnya beberapa teman hamil dan tidak bisa melanjutkan badminton. Dengan berkurangnya peserta, akhirnya lambat laun olahraga badminton pun berhenti. Tapi bukan berarti semangat berolahragaku luntur. Lagi-lagi kami mengumpulkan teman-teman muda yang mau diajak olahraga, kali ini kita beralih ke tennis. Tennis memang sudah menjadi olahraga yang biasa di kantor. Tapi kebanyakan yang main tennis adalah ibu2 dan bapak2 yang sudah senior, sudah pintar2, dan mahir2. Pemula-pemula seperti saya jadi malu kalo bergabung dengan mereka. Akhirnya kita para pemula pemain tennis bikin jadwal main tennis sendiri di luar jadwal bapak2 dan ibu2 itu. Ditetapkanlah Senin dan Rabu sore sebagai jadwal berlatih tennis kami. Beruntungnya, senior2 tennis kami menyambut semangat berlatih kami. Disediakanlah satu orang pelatih (yang juga salah satu dari mereka) untuk melatih tennis. Kami betul-betul dari awal, dari cara pegang raket sampai akhirnya sekarang kami sudah lumayan bisa main. Kepala lembaga pun menyambut baik semangat para pemuda ini, selalu memberi motivasi dan semangat pada kami untuk terus berlatih.

Di tengah semangat kami berlatih tennis, kantor punya kebijakan untuk merenovasi lapangan tennis. Terhitung mulai tanggal 1 Maret nanti lapangan tennis kami dibongkar dan direnovasi. Artinya kami harus menyewa lapangan tennis di luar kantor kalau kami mau terus berlatih tennis. Selama kurang lebih 2-3 bulan. Hmm…lama juga ya…

Hari jumat ini, ya tadi, saya dan dua orang teman mengisi waktu olahraga dengan berenang. Sudah hampir 3 tahun saya tidak berenang. Hari ini saya berenang lagi. Lumayan bisa berenang mengelilingi kolam beberapa putaran. Cukuplah untuk waktu 1 jam. Sepulang dari berenang terbersit keinginan: bagaimana kalau selama lapangan tennis dipugar, kita isi Senin dan Rabu sore kita dengan berenang? Yes! Saya lihat jadwal kolam renang khusus perempuan di sebuah kolam renang di sini adalah hari Senin dan Rabu pkl. 15 s.d. 20, Kamis pkl. 16.00, dan Jumat pkl 11. Pas banget dengan jadwal tennis kami. Bahas punya bahas akhirnya disepakati, selama lapangan tennis dipugar, kami ganti olahraga kami menjadi renang. (Hmm…gimana nasib yang laki-laki ya? Belum kukonfirmasi lagi :P)

Olahraga. Pasti kawan semua sudah tau pentingnya berolahraga. Puji Tuhan saya tidak gampang sakit. Selama 4 tahun bekerja baru satu kali saya sakit, itu pun ‘cuma’ panas demam. Tubuh pun jadi lebih segar, tidak mudah capek, dan lebih bersemangat. Sekaligus saya ingin meningkatkan nafsu makan saya supaya badan lebih berisi (pengengemuk.com). Katanya setelah berolahraga nafsu makan jadi meningkat, maklum kalo cape berolahraga jadi laper, hehe…

Mari kawan kita berolahraga. Sisihkan sebagian waktu untuk berolahraga. Badan sehat, kerja jadi lebih semangat….. :D :D :D

Salam olahraga!