celoteh .:tt:.

– dengar, lihat, rasakan –

Tag Archives: ibu

Hari Ibu: Ibu-Ibu Petani

Saya lahir dan besar di keluarga petani. Bapak dan Ibu bekerja di sawah setiap hari. Biasanya Bapak berangkat pagi-pagi dan pulang sebelum saya berangkat sekolah, jadi saya selalu pamit dengan Bapak dan Ibu sebelum berangkat sekolah. Terkadang Bapak berangkat bareng dengan saya berangkat sekolah. Bagaimana dengan Ibu? Pagi hari Ibu menyiapkan sarapan untuk kami, anak-anak, [...]

Mother’s Day

Taukah kawan kalau kemarin adalah Hari Ibu atau Mother’s Day yang diperingati sebagian negara di dunia? Saya baru tahu kemarin, atau setidaknya saya pernah membaca tapi tidak begitu memperhatikan sehingga lupa.   Kemarin, Minggu, 8 Mei 2011 adalah minggu ke-2 di bulan Mei, yang oleh sebagian negara diperingati sebagai Mother’s Day atau Hari Ibu. Lebih [...]

Karna Doamu Aku Kembali

Cerita sebelumnya ditulis oleh Hanila Husein Pendar Bintang dan Jumialely Dream: Ibunda Nadine seorang single fighter yang membesarkan Nadine dengan penuh perjuangan. Menjajakan jajanan dengan berjalan kaki dia lakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan sekolah Nadine. Sampai akhirnya Nadine menikah dengan seorang pengusaha kaya yang membuatnya lupa akan masa lalunya. Namun kehendak Tuhan tidak bisa [...]

22 Desember >> hari Ibu.. (repost)

Repost postingan setahun yang lalu… Selamat hari Ibu buat semua Ibu di dunia blogsphere…. Hari Ibu…. Coba cek di facebook atau twitter. Hari ini pasti bertebaran status yang berbunyi “i love u, Mom” dengan berbagai versi. Termasuk status saya. :: ‘i love u, Mom.’ Semoga di sorga sana kau mendengar. Terimakasih telah mengantarku mjd spt [...]

Bu, besok Sabtu mbah uti ulang tahun lho…

Begitu cara ponakan ‘mengingatkan’ ibu’nya bahwa dia mau ulang tahun. Ya, dia tidak langsung bilang bahwa hari minggu dia ulang tahun, tapi lewat ultah almarhum mbah uti-nya, karna ultahnya sehari setelah ultah almarhum mbah uti-nya (alias ibu saya). Di Gombong sana ibu’nya senyum-senyum membaca sms anaknya. Hihi…ada-ada saja… Saya jadi inget alm ibu waktu ultah [...]

empat tahun yang lalu…

30 Maret 2006, empat tahun yang lalu bunda pergi meninggalkan kami, menuju bahagia abadi kemarin bapak melihat kalender, lalu berkata: “sudah empat tahun hidup tanpa ibu.” empat tahun dalam kesendirian tanpa seorang pendamping hidup, semoga bapak terus kuat. anak-anak menyayangimu Pak.. Ibu….kami selalu merindukanmu. Ketika kami meraih sesuatu, kami sedih karna ibu tidak ikut bersama [...]