Archive

Archive for the ‘hikmah’ Category

Kita baikan ya…

December 3, 2009 yustha tt 8 comments

Kita baikan ya…

Saya senyum sendiri menulis judul di atas. Hihi….keliatannya lucu ya… Ini cerita tentang anak kost saya.

Saya tinggal berempat dengan anak-anak lucu ini. Mereka sudah satu kost denganku sejak satu setengah tahun yang lalu. Kita pun pindah sama-sama dari kost lama ke kost yang sekarang. Boyongan. Jadilah kita sudah sangat sehati, apalagi kost ini memang cuma punya 5 kamar, 1 kamar lagi masih kosong. Ada yang mau gabung?? Hehe…

Dari berempat itu, macem2 karakternya. Ada yang tertutup sangat, ada yang kaya anak kecil, ada yang moody-an (saya :p), ada juga yang easy going. Satu orang yang tertutup sangat, sangat sulit bergabung dengan anak kost yang lain. Dia lebih banyak menghabiskan waktu di kamar tertutup. Bersosialisasi dengan anak kost lain hanya seperlunya saja. Tapi kalau hanya tinggal berdua saja di kost (misalnya hanya saya dan dia), dia bisa juga diajak ngobrol. Hmm… Lalu yang dua lagi, mereka lebih mudah bergaul. Sering ngumpul di kamar saya, sering ngajak keluar bareng, makan bareng, nonton, bareng, ngasih surprise waktu ultah saya. Ya mereka berdua. Waktu bulan puasa kemarin, kita masak bareng tiap hari, sahur di kamar saya bareng2, berbuka bareng2. Bertiga dengan mereka berdua, plus satu orang lagi yang kini sudah pindah kost, sementara 1 orang yang tertutup sangat tidak ikut bergabung dengan kami.

Nah….karena saking seringnya apa2 bertiga, jadi rasanya ada yang kurang kalau satu orang tidak serta. Seperti kemarin. Kami pergi keluar berdua, saya dan anak kost, sebut saja Li. Kami berdua sudah mengajak Ka ikut serta, namun karna dia masih sibuk dengan kegiatan KKN, dia tidak bisa ikut serta. Akhirnya kami berdua pergi tanpa Ka. Tapi ternyata kepergian kami berdua tanpa Ka berbuntut.. Ka jadi diam ke Li. Saya tidak begitu perhatian karna akhir2 ini sy jarang ketemu dengan Ka di kost, maklum Ka sedang sibuk di KKNnya. Dan ternyata, Li juga tidak menyadari kalau didiemin sama Ka…. Sampai tiba-tiba kemarin Ka bilang ke Li: “Li, kita baikan ya….”. Parahnya Li tidak tanggap kalo beberapa hari ini didiemin sama Ka. Hahaha, lucunya anak2 ini….

Cerita sederhana si. Tapi saya merasa lucu dan geli dengan cerita ini. Bagaimana tidak, Ka sudah berlelah-lelah ngambek sama Li, dan ternyata Li tidak tau kalau Ka ngambek. Sampai akhirnya Ka lelah sendiri dan meminta maaf pada Li, mengajak Li kembali ‘baikan’ dengan dia. Sementara Li merasa tidak bersalah karna sebelum pergi Li sudah mengajak Ka, sehingga dia merasa tidak bersalah meninggalkan Ka.

Hihi…saya senyum sendiri. Emang nggak enak ya marah/ngambek/benci sama orang lain, apalagi orang yang sangat dekat dengan kita. Nggak perlu nunggu lama-lama kita akan lelah sendiri memusuhi sahabat kita itu. Bener deh pepatah bilang: 1000 teman itu belum cukup, tapi 1 orang musuh udah kelebihan.

Hayoo…ada yang masih punya amarah di hati? Apalagi sama sahabat sendiri. Cepet-cepet deh bilang: Kita baikan ya….. ;)

saya & mereka:: tampak sebaya kan? hehe...

.

.:tt:. 3 November 2009

>>> Buat Ka yang besok ulang tahun…. Happy birthday ya nak… :)

Menguatkan & Dikuatkan

October 27, 2009 yustha tt 9 comments

Pernahkah kamu harus menyemangati orang lain padahal kamu sendiri sedang butuh disemangati? Pernahkah kamu justru menjadi kuat dengan menguatkan orang lain? Saya pernah, bahkan boleh dikata sering. Seringkali saat saya sedang melemah semangatnya, tiba-tiba ada teman yang curhat tentang sesuatu dan dengan niat baik saya berusaha menyemangatinya. Dan terkadang justru saya mendapatkan semangat dari apa yang saya katakana padanya, kadang berupa kutipan ayat, kadang juga muncul sendiri –mungkin dari pengalaman–, yang jelas mengembalikan pada TUHAN adalah langkah pertama yang harus dilakukan ketika kita jatuh.

Suatu hari teman mengeluh tentang cobaan yang bertubi-tubi dialaminya. Dari ditinggal kekasih, kemudian menemukan pengganti, namun gagal lagi, menemukan pengganti lagi, ternyata ada masalah lagi, dan…..ya….dia merasa cobaan yang ditanggungnya terlalu berat.

“Aku nggak kuat mbak…..” katanya waktu itu.

“Hey, bukankan TUHAN tidak memberikan cobaan yang melampaui kekuatan manusia? Kalau kamu merasa itu berat, TUHAN tau kapasitasmu sehingga DIA mengizinkan pencobaan itu terjadi padamu.”

Suatu hari lagi ada yang mengeluhkan masalahnya yang tidak kunjung usai dengan pacarnya.

“Sabar ya Ndut. Lo butuh sabar dan ikhlas menjalani ini semua. Ikhlas memang sulit Ndut, tapi lo pasti bisa. Minta sama DIA, dan DIA akan memberikannya kepadamu. Jangan berharap pada manusia, berharaplah hanya kepada ALLAH.”

Ada lagi yang melihat hidupku. Dia bilang hidupku juga penuh cobaan.

“Ah, lo juga banyak cobaan gitu. Lo bilang TUHAN sayang ma lu, tapi lu juga masih mengalami banyak cobaan gitu.”

“Pencobaan yang datang itu buat nguji gw. Gw berusaha ngerjain, tapi wajar kan kalo gw kadang lupa, namanya juga manusia. Makanya TUHAN kasih remedial buat gw supaya gw bisa lulus ujian yang satu itu. Kalo gw udah lulus, bukan berarti gw bakal selesai ngejalanin ujian. Setelah melewati pelajaran hidup selanjutnya, akan ada ujian lagi. Begitu seterusnya. Kalo kita berhasil lulus dari satu ujian, kita akan naik tingkat ke derajat yang lebih tinggi. Lu tau, kalo TUHAN kasih cobaan itu justru karena TUHAN sayang sama kita.”

Dan banyak lagi yang akhirnya justru kembali pada diri saya sendiri. Justru menguatkan diri saya sendiri, atau justru mengingatkan saya saat saya jatuh. Benar bahwa lidah itu bagai pedang bermata dua. Apa yang kita ucapkan tidak hanya berlaku bagi mereka yang mendengar, tapi juga bagi kita yang mengucapkan.

Aku memang bukan pribadi yang sepenuhnya kuat. Seringkali lemah dan rapuh. Tapi TUHAN selalu punya cara untuk menguatkan umatNya. Kadang justru saat kita lemah, TUHAN pakai kita untuk menjadi kuat dengan menguatkan saudara-saudara di sekitar kita. Puji nama TUHAN yang menjadi kekuatan kita. Maukah kita dipakai TUHAN menjadi alatNya?

.:tt:

Kamar kost, Mijil 35, 27.10.2009:23.13

Categories: Tuhan, hikmah

melepasmu….

September 17, 2009 yustha tt 11 comments

Langkahnya terseret memasuki pelataran rumahnya, seakan enggan tapi harus. Sekali ia menoleh ke belakang, dan dia tahu betul, tidak akan ada siapa-siapa di belakangnya.

***

“Dia meninggalkanku, Yah.”

“Dia siapa?” ayah tak menghentikan aktivitasnya melukis. Aktivitasnya selepas pensiun.

“Abang!” Keyla pun tak menatap ayahnya, dan terus memainkan ujung bajunya.

“Rizki maksudmu?” hanya membetulkan kacamata tanpa menoleh.

“Iya Yah.”

“Apa alasannya dia meninggalkanmu?”

“Ada yang lebih dicintainya Yah.”

Kali ini ayah menoleh dan memperhatikan putri cantiknya. Diamatinya putrinya yang sedari tadi duduk lesu, memainkan ujung bajunya, memutar-mutarnya tanpa berhenti, sambil berbicara pada ayah, sambil terus menunduk. Ayah membetulkan kacamatanya dan memutar tubuhnya menghadap putrinya.

“Sejak kapan kamu menjadi yang kedua Nak? Sejak kapan kamu tahu ada orang lain yang lebih dicintai Rizki?”

“Sejak lama Yah. Sejak awal Key mengenal Abang. Sejak saat itu pun Key telah tahu, ada orang lain yang dicintai Rizki.”

“Lalu kenapa kamu mau menjadi kekasihnya, kenapa kalian menyusun angan-angan untuk hidup bersama di masa depan?”

“Karna Key sayang sama Abang. Abang juga sayang sama Key. Ayah dan mama juga sayang dengan Abang.”

“Lalu kalau kalian saling menyayangi, kenapa Rizki masih perlu orang lain untuk dia cintai, lalu meninggalkanmu hingga membuatmu bersedih seperti ini?” ayah sedikit emosi.

Keyla terdiam beberapa saat, tidak menjawab pertanyaan ayah. Menarik nafas dalam lalu menghembuskannya pelan-pelan.

“Key telah melepasnya Yah. Key melepas dia pergi, meninggalkan Key di sini.”

“Nak…. Kamu benar-benar ikhlas?”

“Iya Yah. Tentu saja Key ikhlas.”

Key mengangkat mukanya. Memandang ayahnya yang memandangnya dengan wajah iba. Lalu….

“Hahahahahaha……. ayah serius sekali sih!” tawa Key tiba-tiba meledak.

Ayah hanya kebingungan dengan sikap putrinya.

“Ayah, Abang pergi ninggalin Key. Mudik maksudnya Yah. Kan ada mama & papa Abang yang Abang sayangi. Tadi Key nganter ke stasiun, melepas kepergiannya. Abang tadi juga kemari mau pamitan sama Ayah dan Mama, tapi kalian masih belanja tadi itu. Minta Key yang mamitin. Ntar mau telpon ayah dan mama juga katanya. Hehehe….”

Cubitan ayah pun mendarat ke pipi Key dan Key berlarian menghindar. Ayah dan anak yang menyenangkan.

***

:: buat teman-teman semua: selamat liburan.Yang mudik, selamat mudik ya. Semoga selamat di jalan, bertemu dengan keluarga. Buat yang merayakan: Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H. Buat semua teman-teman: mohon maaf lahir batin ya, apabila selama ini banyak salah-salah kata, salah-salah ucap, salah-salah balas komen, salah-salah kasih komen, dan lain-lain… Salam penuh cinta dari tt.. :) ::

17 September 2009

.:tt:.

Masih ada orang baik di dunia ini…

September 10, 2009 yustha tt 14 comments

Judulnya panjang ya. Biarlah. Memang dalam satu kalimat itu inti dari tulisan saya kali ini. Ya. Saya mau bilang bahwa: Masih ada orang baik di dunia ini.

Cerita saya ini mungkin sederhana. Tapi karena rasa syukur saya sehingga saya ingin bagikan buat teman2. Ceritanya sore tadi saya ada acara buka puasa bersama di kantor pkl.16.00. Saya pulang dari kantor pkl.15.00, berniat mandi lalu berangkat ke kantor lagi. Tapi ternyata ada sedikit masalah di kost sehingga saya harus selesaikan masalah itu terlebih dahulu. Selesai itu saya bergegas mandi & berangkat. Saya hanya membawa 1 dompet berupa tempat handphone yang saya gantung di gantungan sepeda motor. Saya memacu sepeda motor dengan lebih cepat. Setelah hampir sampai kantor, saya melirik ke gantungan motor dan ya TUHAN!! Dompetku gk ada di gantungan!!! Ya Allah.. Semua-muanya ada di sana: hanphone 2 biji, sim, stnk, atm, uang, uang ‘organisasi’, beberapa kuitansi. Ya Allah……….

Saya memutar motor balik. Memeriksa sepanjang perjalanan yang saya lalui, berharap ada kantong kotak berwarna coklat tergeletak di jalan. Sepanjang jalan saya tak henti menyebut namaNYA, sambil gemeteran tentu saja. Saya teliti pelan2, terutama di polisi tidur & jalan berlubang. Sampai tiba kembali di kost, tak jua saya temukan. Saya ambil kunci kamar & tangan saya kesulitan memasukkan anak kunci ke lubangnya karna tangan terserang tremor hebat. Begitu berhasil, saya sapu setiap sudut kamar dengan pandangan, meski saya yakin betul bahwa dompet saya sudah tergantung di motor dan bukan tertinggal di kamar. Tentu saja saya tak menemukan yang saya cari. Ya Allah……

Dengan hati pasrah untuk kehilangan (lagi), saya berangkat lagi ke kantor. Puasa cukup mengingatkan saya untuk sabar. Ah,syukur padaMU ya Allah.. Pelan2 saya menuju ke kantor. Saya tanyai orang2 yang ada di pinggir jalan apakah melihat dompet terjatuh atau tidak. Tidak ada yang melihat. Sampai di polisi tidur berikutnya hendak saya bertanya di sebuah warung, bapak di warung tersebut mendahului bertanya: “mbak kehilangan sesuatu ya?”. Sedetik itu juga saya merasakan kelegaan dan melihat harapan. “Iya Pak,saya kehilangan dompet berisi hp, bla bla bla.” Bapak, Ibu, dan seorang pemuda yang ada di warung tersebut sangat mengerti kegelisahan saya. Beliau segera menyerahkan dompet saya dan meminta saya memeriksa kembali isinya. Puji Tuhan, alhamdulillah, syukur kepada Allah. Ucapan syukur meluncur dari mulut saya. “Terimakasih Pak, Bu, Mas.” tak henti2 saya ucapkan.

Ah,sungguh bersyukur saya kepada Tuhan bahwa Dia memiliki umat yang berhati baik, tulus, dan ikhlas membantu. Beliau bahkan sudah berniat mengembalikan dompet saya pada alamat yang ada pada dompet saya. Sungguh mulia niat beliau di zaman seperti ini. Semoga TUHAN melimpahkan berkat yang berlipat ganda pada Bapak sekeluarga. Semoga rahmat TUHAN senantiasa tercurah,terlebih di bulan ini, bulan yang penuh berkah.

Terimakasih TUHAN karna masih izinkan saya ‘merawat’ barang2 saya ini. Terimakasih terus ingatkan saya akan sebuah titipan yang setiap saat bisa diambil. Terimakasih terus ajarkan pada saya tentang kesabaran & keikhlasan. Terimakasih..

Masih ada orang baik di dunia ini. Dah hari ini saya telah buktikan…

.:tt:.
8.9.9

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

August 20, 2009 yustha tt 11 comments

Dua hari lagi, umat muslim menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Satu bulan lamanya berpuasa. Semoga teman-teman semua dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik dan penuh keikhlasan. Semoga ibadah kita semua diterima olehNya. Amin.

Oiya, bagi teman-teman yang berada di Yogyakarta, kebetulan saya dapat kiriman Jadwal Imsakiyah untuk daerah Yoyakarta. Saya posting di sini, siapa tahu berguna.

YOGYAKARTA (DIY) : f = -07° 48¢ l = 110° 21¢  BT. (WIB), Arah Kiblat: 65° 17¢  U-B

TANGGAL

IMSAK

SHUBUH

TERBIT

ZHUHUR

‘ASHAR

MAGHRIB

‘ISYA’

Ramadan

Agts-Sept.

1

22

4:18

4:28

5:42

11:44

15:04

17:41

18:51

2

23

4:17

4:27

5:41

11:43

15:04

17:41

18:51

3

24

4:17

4:27

5:41

11:43

15:03

17:41

18:51

4

25

4:16

4:26

5:41

11:43

15:03

17:41

18:51

5

26

4:16

4:26

5:40

11:42

15:03

17:41

18:50

6

27

4:16

4:26

5:40

11:42

15:02

17:41

18:50

7

28

4:15

4:25

5:39

11:42

15:02

17:41

18:50

8

29

4:15

4:25

5:39

11:42

15:01

17:41

18:50

9

30

4:14

4:24

5:38

11:41

15:01

17:40

18:50

10

31

4:14

4:24

5:38

11:41

15:00

17:40

18:50

11

1

4:13

4:23

5:37

11:41

15:00

17:40

18:49

12

2

4:12

4:22

5:36

11:40

14:59

17:40

18:49

13

3

4:12

4:22

5:36

11:40

14:59

17:40

18:49

14

4

4:12

4:22

5:35

11:40

14:58

17:40

18:49

15

5

4:11

4:21

5:35

11:39

14:57

17:40

18:49

16

6

4:11

4:21

5:34

11:39

14:57

17:40

18:48

17

7

4:10

4:20

5:34

11:39

14:56

17:39

18:48

18

8

4:10

4:20

5:33

11:38

14:56

17:39

18:48

19

9

4:09

4:19

5:33

11:38

14:55

17:39

18:48

20

10

4:09

4:19

5:32

11:38

14:54

17:39

18:48

21

11

4:08

4:18

5:32

11:37

14:54

17:39

18:48

22

12

4:08

4:18

5:31

11:37

14:53

17:39

18:47

23

13

4:07

4:17

5:30

11:37

14:53

17:39

18:47

24

14

4:07

4:17

5:30

11:36

14:52

17:38

18:47

25

15

4:06

4:16

5:29

11:36

14:51

17:38

18:47

26

16

4:06

4:16

5:29

11:35

14:51

17:38

18:47

27

17

4:05

4:15

5:28

11:35

14:50

17:38

18:47

28

18

4:05

4:15

5:28

11:35

14:49

17:38

18:46

29

19

4:04

4:14

5:27

11:34

14:49

17:38

18:46

.

Selamat menunaikan ibadah puasa

.:tt:.

20 Agustus 2009