Archive

Archive for the ‘cerita’ Category

ikutan parade puisi…

December 5, 2009 yustha tt 3 comments

Berawal dari blogwalking, akhirnya saya nyangkut di blog pakdheCholik. Blog ini rupanya sering sekali bikin acara2 dan memberikan tali asih kepada pengunjung blognya. Saya pernah baca di postingannya Om Nh, kalau beliau juga dapat tali asih dari pakdhe Cholik. Dan hey….kali ini beliau mengadakan acara Parade Puisi Cinta. Pas banget ni.. Saya suka bikin puisi, pas sy blogwalking, pas ada acara ini.

Hmm…. Saya main daftar aja ke pakdhe Cholik. Baru setelah itu saya cari2 puisi saya di blog yang saya bikin di tahun 2009. Dan… o’ow, rupanya puisi2 sy di tahun 2009 cuma sedikit. Bodohnya lagi, saya bukannya berinisiatif bikin puisi baru tapi ngambil aja puisi lama: masihkah kau mencintaiku. Hehe… Saya daftarkan ke pakdhe dan dicatat oleh beliau. Ni, udah ada di daftar peserta urutan nomor 5. Senangnya….. ;)

Saya meramaikan acaranya, syukur2 dapat tali asihnya… Makasih ya pakdhe, meski baru sekali berkunjung ke sana dan uthuk2 ikutan acaranya, tapi bisa dicatat juga. Terimakasih banyak pakdhe…

Buat temen2 yang belum ikutan, ayo segera ikutan. Masih terbuka sampai tanggal 15 lho. Segera aja meluncur ke alamat ini…dan daftarkan puisimu… :)

meski ku hanya diam

kau tau, Sayang

aku mencintaimu..

Namun kini telah kurangkai ribuan kata

lalu mengapa kau hanya diam?

Siapa bilang cinta tak butuh kata

jika ya, tak kan ada ribuan puisi cinta…..

.:tt:. weekend di kantor…

Kita baikan ya…

December 3, 2009 yustha tt 4 comments

Kita baikan ya…

Saya senyum sendiri menulis judul di atas. Hihi….keliatannya lucu ya… Ini cerita tentang anak kost saya.

Saya tinggal berempat dengan anak-anak lucu ini. Mereka sudah satu kost denganku sejak satu setengah tahun yang lalu. Kita pun pindah sama-sama dari kost lama ke kost yang sekarang. Boyongan. Jadilah kita sudah sangat sehati, apalagi kost ini memang cuma punya 5 kamar, 1 kamar lagi masih kosong. Ada yang mau gabung?? Hehe…

Dari berempat itu, macem2 karakternya. Ada yang tertutup sangat, ada yang kaya anak kecil, ada yang moody-an (saya :p), ada juga yang easy going. Satu orang yang tertutup sangat, sangat sulit bergabung dengan anak kost yang lain. Dia lebih banyak menghabiskan waktu di kamar tertutup. Bersosialisasi dengan anak kost lain hanya seperlunya saja. Tapi kalau hanya tinggal berdua saja di kost (misalnya hanya saya dan dia), dia bisa juga diajak ngobrol. Hmm… Lalu yang dua lagi, mereka lebih mudah bergaul. Sering ngumpul di kamar saya, sering ngajak keluar bareng, makan bareng, nonton, bareng, ngasih surprise waktu ultah saya. Ya mereka berdua. Waktu bulan puasa kemarin, kita masak bareng tiap hari, sahur di kamar saya bareng2, berbuka bareng2. Bertiga dengan mereka berdua, plus satu orang lagi yang kini sudah pindah kost, sementara 1 orang yang tertutup sangat tidak ikut bergabung dengan kami.

Nah….karena saking seringnya apa2 bertiga, jadi rasanya ada yang kurang kalau satu orang tidak serta. Seperti kemarin. Kami pergi keluar berdua, saya dan anak kost, sebut saja Li. Kami berdua sudah mengajak Ka ikut serta, namun karna dia masih sibuk dengan kegiatan KKN, dia tidak bisa ikut serta. Akhirnya kami berdua pergi tanpa Ka. Tapi ternyata kepergian kami berdua tanpa Ka berbuntut.. Ka jadi diam ke Li. Saya tidak begitu perhatian karna akhir2 ini sy jarang ketemu dengan Ka di kost, maklum Ka sedang sibuk di KKNnya. Dan ternyata, Li juga tidak menyadari kalau didiemin sama Ka…. Sampai tiba-tiba kemarin Ka bilang ke Li: “Li, kita baikan ya….”. Parahnya Li tidak tanggap kalo beberapa hari ini didiemin sama Ka. Hahaha, lucunya anak2 ini….

Cerita sederhana si. Tapi saya merasa lucu dan geli dengan cerita ini. Bagaimana tidak, Ka sudah berlelah-lelah ngambek sama Li, dan ternyata Li tidak tau kalau Ka ngambek. Sampai akhirnya Ka lelah sendiri dan meminta maaf pada Li, mengajak Li kembali ‘baikan’ dengan dia. Sementara Li merasa tidak bersalah karna sebelum pergi Li sudah mengajak Ka, sehingga dia merasa tidak bersalah meninggalkan Ka.

Hihi…saya senyum sendiri. Emang nggak enak ya marah/ngambek/benci sama orang lain, apalagi orang yang sangat dekat dengan kita. Nggak perlu nunggu lama-lama kita akan lelah sendiri memusuhi sahabat kita itu. Bener deh pepatah bilang: 1000 teman itu belum cukup, tapi 1 orang musuh udah kelebihan.

Hayoo…ada yang masih punya amarah di hati? Apalagi sama sahabat sendiri. Cepet-cepet deh bilang: Kita baikan ya….. ;)

surprise dari anak2

.

.:tt:. 3 November 2009

>>> Buat Ka yang besok ulang tahun…. Happy birthday ya nak… :)

happiness…

November 18, 2009 yustha tt 8 comments

Gambar di atas dikirim oleh seorang teman ke email saya, bersamaan dengan gambar-gambar lain yang penuh inspirasi. Udah lama banget si ngirimnya dan udah lama juga tersimpan di folder foto saya. Kadang saya buka-buka lagi kalau sedang senggang.

Yupz….tidak ada yang bertanggungjawab atas kebahagiaanmu, kecuali dirimu sendiri <mudah2an bener saya nerjemahkannya>. Saya sering bilang pada diri saya sendiri: yang bisa bikin kamu bahagia itu ya dirimu sendiri, yang bikin kamu sedih itu ya pikiran2mu sendiri, yang bikin kamu cemas itu ya kekhawatiran2mu sendiri. Jadi kalau kamu mau bahagia: ciptakan itu dari hatimu…inner suggestion…. (halah belibet, padahal belum tentu bener…wkwkwk)

Abaikan celotehan saya di atas. Dan saya mau berbagi bahagia di sini. Saya bahagia karena berbagai alasan.

1. Bapak sudah sembuh

Setelah kemarin sempat tinggi tekanan darahnya, sekarang beliau sudah kembali sehat. Sudah telepon sambil tertawa2. Sudah bisa jalan-jalan pagi lagi (kalau tidak hujan). Ya..secara umum, beliau sudah sehat. Terimakasih teman-teman yang sudah membantu dalam doa. Jangan sepelekan doa ya, doa itu sangat besar kuasanya loh.. Jadi kalau ada yang bilang: “aku bantu doa ya”, itu dukungan yang luar biasa lho temans.. :)

2. Saya ulang tahun

Hah?? Ulang tahun lagi?? Bukan..bukan… Jadi ceritanya 13 November kemain kantor saya berulang tahun. Saya bertugas jadi mc acara ceremonial resmi –pengarahan pak kepala pusat–. Hmm..sempat deg2an juga saya, soalnya baru kali ini saya ngemsi di depan babe baru (kepala lembaga saya yang baru-saya biasa menyebutnya babe-) yang terkesan garang. Wew… Tapi puji Tuhan lancar hingga akhir. Karena hari jumat acara dilanjutkan setelah sholat jumat yaitu acara potong tumpeng dan makan bersama, dan mc-nya bukan lagi saya.

Pukul 13 kita berkumpul di ruang makan dan acara dimulai. Babe memotong tumpeng dan diserahkan pada pejabat termuda, mas yuliawanto (meski dia sudah jadi pejabat, saya tetap ndak bisa ganti manggil dia dengan sebutan “Pak”, hehe). Kemudian beliau memotong tumpeng lagi dan diserahkan pada pegawai termuda, saya… :”> (emoticon malu kaya apa ya?? :P ) . Tak lupa beliau “bebani” saya dengan wejangan2nya. Doakan kami ya Pak, mampu menjalankan tugas dan tanggungjawab kami dengan baik…

3. Hujan

Ya…saya bahagia karna hujan sudah datang. Ngerasain kan cuaca kemarin2 yang panas tak terkira. Ya, saya mengalami udara dan cuaca yang panas tak terkira. Menyalakan kipas angin pun rasanya tetap panas, bahkan angin yang dikipaskan pun ikut2an hangat.

Dan…cessss…..hujan datang bawa sejuk. Bau ampo (tanah) yang ditimbulkan dari hujan pertama aromanya sedaaaaaap banget. Ya nggak sih? Kalau saya iya. Rumput-rumput dan tanaman2 pasti menari-nari karna hujan. Dan suasana hujan itu lho…umh….romantis…melankolis….tragis (ups!jangan donk, kan lagi ngomongin bahagia ;) )

Saya menikmati musim hujan kali ini… Seneng banget rasanya dia udah datang… Adem…

4. Menikah

Tenang…tenang…bukan saya yang menikah ;) . Sahabat-sahabat saya banyak yang mengakhiri masa lajangnya waktu-waktu ini. Bahagia banget mendengarnya. Sahabat saya waktu SMP menikah minggu lalu, tapi saya tidak bisa datang karena bapak sedang sakit waktu itu, tapi tetep kirim doa donk (inget, doa besar kuasanya, kado paling mahal tuh ;) ). Sahabat saya waktu SMA, ada berapa ya….mmm 2 yang udah masuk kabarnya, ntar pasti ada susulan undangan lagi deh.. Trus sahabat saya waktu kuliah…setidaknya ada 3 yang rencananya saya mau datang: Bantul, Boyolali, Cilacap. Yang Bantul sahabat di organisasi, yang Boyolali sahabat yang luar biasa (gw sebut gitu jeng, karna kita memang luar biasa…:P ), sahabat yang cilacap…wah pernah jadi teman tidur ya jeng…hehehe…

Selamat ya sahabat2…dan terimakasih banyak udah bikin aku bahagia dengan kabar2 dari kalian.

5. Pekerjaan

Pekerjaanmu udah kelar tik?? Hehe…belum…pakai banget pula belumnya.. Tapi setidaknya saya mencoba menikmati pekerjaan saya. Walaupun silih berganti tiada henti, tapi bersyukur tak terkira, lihat…betapa banyaknya saudara2 yang sedang berjuang untuk ikut tes cpns tahun ini. Untuk apa coba?? Untuk cari kerja. Nah, saya malah udah punya kerjaan banyak, gimana nggak bersyukur coba… :)

6. Sahabat

Saya bahagia memiliki kalian semua, sahabat2 saya di dunia maya maupun nyata. Berbagi banyak hal dengan teman2, belajar banyak hal dari teman2. Ya…saya sangat bahagia.

Beberapa waktu terakhir, saya sedang jadi pendengar yang baik dari beberapa sahabat yang sedang dalam ‘pergumulan’. Dan saya bersyukur dipilih Tuhan untuk menjadi pendengar mereka, karena lagi-lagi dari semua yang mereka ceritakan, dari apa respon saya, saya belajar….belajar..dan belajar…

7. Tidak tahu

Ya…..saya tidak ada alasannya…tau2 saya bahagia…hehe…. Akhir2 ini ada perasaan yang tidak saya pahami…dan biarlah saya menyebutnya bahagia…

.

.

::kantor, 18 November 2009: 20.01 wib::

dan hari ini ada namamu lagi

mengantar rindu..

October 5, 2009 yustha tt 12 comments

Ini malam minggu. Saat yang selalu kita tunggu karna malam minggu adalah saat kita bertemu. Jarak kita memang tak jauh, tapi bukankah satu jengkal itu juga jarak. Dan jarak kita pun membuat kita tak bisa bertemu. Lalu waktu ikut mengambil perannya dalam memisahkan kita. Ah, untunglah kita masih punya setia, masih saling percaya, dan tentu saja dengan dasar: ‘cinta’.

Saat weekday kita hanya berjumpa lewat suara, atau barisan kata2 di layar handphone kita. Kita sama2 menahan rindu. Beruntung cinta kita tumbuh mendewasa. Pada langit yang sama membiru, kita leburkan rindu kita. Pada cinta yang sama membara, kita menyatu dalam percaya. Ah, aku bersyukur karenanya.

Malam ini aku melaju, menuju ke kotamu. Tak peduli dingin menyerangku. Aku ingin bertemu. Ingin cepat2 aku sampai di tempatmu, mengantarkan rinduku, memberikan cintaku, hanya untukmu kekasihku, hanya untukmu. Siapkan dirimu dengan hangat cintamu, karna kau akan kuhujani dengan deras rinduku. Tunggulah aku di kotamu. Kita akan segera bertemu.

-3.10.2009: 18.50-

dalam vw kodok, pada sebuah perjalanan :D

under: fiksi

ucapan idul fitri

September 25, 2009 yustha tt 5 comments

Selamat bertemu lagi temans. Sudah balik dari mudik kah? Gimana lebarannya? Gimana kumpul2 dan silaturahmi dengan keluarganya? Wah, pasti menyenangkan. Apalagi yang keluarga besar seperti saya. Momen lebaran waktunya buat berkumpul dengan keluarga, meski sebenarnya jarak kami tidak jauh-jauh amat, tapi waktu yang membuat jadi sulit untuk berkumpul pul semua keluarga. Hmm…ya..dari 6 anak bapak-ibu, hanya 1 yang jauh, itu pun cuma di jakarta. Kami ber6 hanya bisa berkumpul saat lebaran, saat ada acara keluarga, atau momen-momen tertentu saja. Sering sih ngumpul, tapi paling cuma 5 keluarga atau 4 keluarga saja. Kalau dikumpulkan semua, wawawawaw….rame betul. Hitung saja. Bapak, kk1 + suami + 3 anak + 1 menantu + 1 cucu, kk2 + suami + 5 anak, kk3 + suami + 5 anak, kk4 + istri + 3 anak, kk5 + suami + 1 anak, saya sendiri = wuih…31 orang bow’!

Wow… Banyak ya… Kalau sudah liat cucu2nya + 1 buyutnya pada ngumpul dan bercanda-canda dengan ramenya, bapak senyum2 sambil bilang: “segini semua kok dulu asalnya dari bapak sama ibu ya.” Hiihii…. TUHAN memang luar biasa…

Btw, sebelum saya ngelantur ke mana-mana, saya mau mengucapkan dulu:

Selamat Idul Fitri 1430 H

Banyak kata yang menyakitkan hati, banyak sikap yang tidak terpuji, banyak janji yang belum ditepati. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah mengampuni kita dan mengembalikan kita pada kesucian diri. Amin

#20092009-titik’s#

Buat semua teman-teman yang berkunjung kemari atau yang saya kunjungi blognya, atau yang tidak sengaja kecantol kemari, atau yang tidak sengaja saya cantoli :D , maaf lahir batin ya. Lebaran kemarin jatuh pada tanggal yang cantik ya, 20 September 2009, 20.09.2009, 20092009. Semoga hikmah lebaran secantik tanggalnya. Amin.

Saya juga mendapatkan berbagai ucapan dari teman-teman. Meskipun ada beberapa yang saya tidak paham artinya dan harus saya tranfer dulu ke teman untuk ditransletkan, hehe..maklum tidak pinter.. :p . Terimakasih ya teman-teman :) . Dengan kalimat-kalimatnya yang indah, wah, saya jadi pengen menuliskannya di sini… Hyuk….

——

!duL FiTri y9 a9uN9, s’a9un9 KaLimaT TayY!baH, s’a9un9 DiNuL ISLAM y9 kAFFah, s’a9un9 siLaturRahm! Y9 m9andun9 CintA&KdaMaiaN. MinaL AidiZin WaL fa!DziN. MaaF Lhr BatiN. -eka/kel-

—–

Aslmkm. Tumangkeping asta sumembah ing sangajenging jaja, apuranta sedaya lepating atur & solah bawa ing dinten fitri menika. -nurani rosmadi-

—–

Tante Titik, nyuwun pangapunten lahir & batin awit sedoyo kalepatan ingkang sengojo & mboten sengojo. -Hamid & keluarga-

—–

Sungguh mulia hati bagi yang memaafkan. Bukan memaksa, tapi hanya merayu. Maafkan aku jika ada kesalahan. Selamat hari raya. Selamat bersukacita. -Kost Faiz-

—–

Jika hati seindah bintang & bulan, hiasi ia dengan takwa & iman. Jika hati seterang matahari, bukakan maaf tuk diri ini. Taqabalallahuminnawaminkum, shiyamanawashiyamakum. -m’Is-

—–

Taqabalallahu minna wa minkum. Kullu amin wa antum bi khoirin. Selamat Idul Fitri 1430 H. Mohon maaf lahir dan batin. -Tato & Mey-

—–

Dengan segala ketulusan & kerendahan hati, tiada kata yang bisa diucapkan selain maaf & memaafkan. Selamat Idul Fitri 1430H. Mohon maaf lahir & batin. -Anita & klrga-

—–

Bila pedang melukai tubuh, masih ada harapn sembuh.. Jika perkataan dan perbuatan melukai hati, kemana obat hendak dicari.. Seiring datangnya hari nan fitri, ijinkan Pujiati & Harwasono memohon maaf setulus hati. MINAL AIDIN WAL FAIZIN, mohon maaf lahir & batin.

—–

soft as silk.. white as milk..sweet as honey..full of money.. ~wishing you ‘Selamat Idul Fitri’..minal aidin wal faidzin~ putih lagi ya mbak… -Kost Lia-

—–

Kata telah terucap, tangan telah tergerak, prasangka telah terungkap. Tiada kata kecuali “Saling Maaf”. Selamat Idul Fitri. Mohon Maaf Lahir & Bathin. (tituk~rudi)

—–

Ya Allah, jadikanlah kami sebagai hambaMu yang senantiasa saling memaafkan. Saudaraku terkasih, sahabatku terbaik: mohon maaf lahir & batin. (SP Surya-Yogya)

—–

Kekayaan hati adalah memaafkan, ketenangan jiwa adalah memberi maaf, kemuliaan hidup adalah saling memaafkan. Minal Aidin wal faidzin, mohon maaf lahir & batin. -Endah & kel-

—–

Sajadah indah nan berseri, jadi hiasan di hari suci. Sms hadir sebagai pengganti tanda silaturahmi, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430H, Mohon maaf lahir dan batin. -Safii & klg-

—–

Taqabalallahu minna waminkum. Taqabal yaa karim. “Selamat Idul Fitri 1430H. Mohon maaf lahir dan batin” -isma-

—–

Ramadhan baru saja berlalu, mudah2an masih bertemu ramadhan tahun depan. Mohon maaf lahir dan batin, Selamat hari Raya Idul Fitri 1430H. (Rina dan keluarga)

—–

Ya Allah kulalui ramadhan dengan sukacita, serasa tak ingin berpisah. Panjangkanlah usia hamba agar bertemu lagi dengan ramadhanMu yang pebuh berkah. Mohon maaf lahir & batin. -Esti lpmp jateng-

—–

Terimakasih semuanya… Maaf tidak semua saya tuliskan di sini, saking banyaknya. Selamat Idul Fitri buat yang merayakan. Mari saling memaafkan buat kita semuanya……. Terimakasih. Salam penuh cinta dari tt…

25.09.2009

.:tt:.