celoteh .:tt:.

– dengar, lihat, rasakan –

Bulan Madu ke Gili Trawangan

Jaman remaja SMA dulu ketika bercanda tentang rencana bulan madu kalau sudah menikah nanti, pasti cuma nunjuk Bali sebagai tujuan utama. Maklum saat itu tahunya cuma Bali tempat yang indah buat bulan madu. Setelah kuliah dengan teman dari berbagai daerah, banyak informasi kalau Lombok pun tak kalah indah dengan Bali. Bahkan beberapa teman lebih memilih [...]

Kaya di luar negeri ya?

Melanjutkan postingan kemarin, yang ada foto tangan saya itu. Foto itu saya ambil setibanya saya di bandara Kansai, Osaka setelah perjalanan seharian. Sampai di Kansai sudah pukul 9.30-an malam. Ditambah proses imigrasi, jadi kira-kira pukul 10 baru keluar. Sudah tidak ada bus ke Tokushima. Akhirnya diputuskanlah tidur di bandara. Apalagi memang sudah berencana besok pagi [...]

Weekly Photo Challenge: Hands

Fix You – Coldplay When you try your best, but you don’t succeed When you get what you want, but not what you need When you feel so tired, but you can’t sleep Stuck in reverse And the tears come streaming down your face When you lose something you can’t replace When you love someone, [...]

Murasaki Katabami: Bunga Daun Cinta

Murasaki Katabami. Apa itu, Tik? Itu nama sebuah bunga dalam bahasa Jepang. Masih belum bosan kan dengan postingan bertema bunga di blog ini? Mau dibilang ‘mentang-mentang lagi berbunga-bunga, jadi nulisnya tentang bunga terus’ juga boleh. Lah kok milih mau dibilang apa, hihi.. Eh, tapi kita semua kan memang sedang berbunga-bunga, sedang ikut bahagia atas keberhasilan [...]

Bunga di Tepi Jalan

Bunga di Tepi Jalan (Koes Plus) Suatu kali kutemukan bunga di tepi jalan. Siapa yang menanamnya tak seorang pun mengira. Bunga di tepi jalan alangkah indahnya. O kasihan, ‘kan kupetik sebelum layu. Di sekitar belukar dan rumput gersang. Seorang pun tak ‘kan mau memperhatikan. Biarlah ‘kan kuambil penghias rumahku. O kasihan, ‘kan kupetik sebelum layu.  [...]

Sandhang

Mengkono menèh yagéné kowé padha nyumelangaké bab sandhanganmu? Coba delengen, kembang-kembang sing padha tukul dhéwé ana ing ara-ara. Kembang-kembang kuwi rak padha ora nyambut gawé lan padha ora nenun. Nanging delengen, sanajan Prabu Suléman sing sugihé kaya ngana, éndahing agemané ora kaya kembang-kembang kuwi! Yèn selaginé suket ing ara-ara sing dina iki tuwuh sarta sésuk wis dibuwang [...]