celoteh .:tt:.

– dengar, lihat, rasakan –

Biarkan Daun Gugur

Bukan suatu ide yang baik menjahit daun yang telah menguning dengan batangnya sebagai usaha agar daun itu tetap menempel di dahannya. Biarkan daun itu gugur ke bumi, karena dengan begitu sempurnalah dharmanya. Demikianlah kehendak Alam Raya.

-

diambil dr status kawan

foto dipinjam dari album musim gugur milik Kak Imel.

 

38 Responses to Biarkan Daun Gugur

  1. Ikkyu_san March 10, 2011 at 3:48 pm

    paripurna!

    EM

    selesai dengan sempurna

    makasih kak fotonya…. :)

  2. fitrimelinda March 10, 2011 at 4:07 pm

    hmmm..liat foto daunnya jd inget ama pembatas buku ranah 3 warna.. :D

    keren ya fotonya..
    ranah 3 warna yg lanjutannya negeri 5 menara ya? ah..belum baca.. *belum punya jg :P *

  3. hindriyanto March 10, 2011 at 4:08 pm

    sudah selesai ….

    sempurna

  4. Cahya March 10, 2011 at 4:53 pm

    Sepertinya itu bukan pohon yang ada di negeri ini deh…

  5. Asop March 11, 2011 at 1:31 am

    Semua udah ada yang mengatur, sudah ada siklus kehidupan masing2. Itu intinya. :D

    betul…memang begitulah siklusnya…

  6. bintang March 11, 2011 at 2:19 am

    memang begitu aturannya.
    Setelah tumbuh,
    jatuh :)

  7. MeyBengkulen March 11, 2011 at 2:56 am

    doh doh inikan quotenya mms :) seingetku iya deh. hmm.. inspiratif kan tik? hehe..

    eh? iya…quotes ini memang inspiratif… :)

  8. gerhanacoklat March 11, 2011 at 3:39 am

    like this so much

    me too..

  9. bundadontworry March 11, 2011 at 3:42 am

    semua kita dan makhluk lainnya mengikuti aturan alam,
    bila saatnya gugur , harus gugur .
    dan, daun inipun, akan membantu pohonnya bertambah subur .
    salam

    betul Bunda….
    dan mengikuti aturan alam itu yg kita bisa.. :)

  10. didta7 March 11, 2011 at 3:54 am

    di indonesia g da musim gugur ya

    gk ada..tapi daun-daun berguguran tetep ada.. :)

  11. nh18 March 11, 2011 at 6:24 am

    Dengan gugur ke bumi …
    sebetulnya daun itu sedang melakukan dharmanya yang lain …
    memberi pupuk pada tanah untuk pohon itu …

    Ya Om…
    Bahkan sampai akhir hidupnya dia tetap menjalankan dharma ya Om…

    Salam Om.. :)

  12. Lidya March 11, 2011 at 7:07 am

    yang harus pergi biarkan pergi sesuai dengan alurnya

    ya mb…tidak perlu memaksa untuk tetap tinggal ya… :)

  13. wi3nd March 11, 2011 at 7:54 am

    yah seperti itulah ritme hidup..

    biarkan ia jatuh dan gugur…

    untuk kemudian terganti dengan seminya..

    karna sudah ada perputarannya ya Wiend.. :)

  14. mauna March 11, 2011 at 2:23 pm

    Semua melewati prosesnya, daun gugur untuk memberi kesempatan daun baru muncul… .

    bener mb Mauna…
    Karna jika dia tidak mati, maka yang baru tidak tumbuh…

  15. Prima March 11, 2011 at 2:36 pm

    Nice posting mbak… kata2nya indah… :)

    thanks Prima… I like it too… :)

  16. Nchie March 11, 2011 at 5:10 pm

    Daun berguguran..
    Tapi akan tumbuh lagi daun yang baru..
    seperti kehidupan ini..

    adalah suatu siklus yang berputar….

  17. dheeasy March 12, 2011 at 1:11 pm

    Semoga manusia bisa lebih belajar pada alam sekitarnya, belajar untuk mengikhlaskan semua yang semestinya -secara kodrati- harus terjadi…

    Amin… :)

  18. anna March 12, 2011 at 1:30 pm

    T..
    tetap semangat ya…
    biarpun negeri sakura sedang `berguguran` daunnya…
    T ngggak boleh patah semangat…

    doaku buat mu T

  19. monda March 12, 2011 at 1:33 pm

    like this Tik,
    tak ada yang tercipta sia-sia

    me too Bu Mon…
    yup…semua yang tercipta dan terjadi selalu dengan maksud baik…

  20. edratna March 13, 2011 at 2:49 am

    Biarpun gugur, daun itu masih bisa digunakan sebagai pupuk..semoga di usia tua saya juga masih bisa berperan dan sharing pada sesama.

    Amin Bu En…

    O iya, sy juga doakan semoga rencana Bu Enny naik haji tahun ini bisa terlaksana dengan baik dan lancar ya Bu…Amin..

    Narpen gimana kabarnya di Jepang, Bu?

  21. mood March 13, 2011 at 5:26 pm

    Memang begitu seharusnya, karena semua ada masanya, kan. .

    Salam…

    yup..yup…

    Salam Bang Mood… :)

  22. riez March 13, 2011 at 6:04 pm

    Ikuti arus saja

    asal masih dalam jalurnya…

  23. baby DIJA March 14, 2011 at 4:20 am

    tante Titi….
    Dija mau undang ke acara ulang tahunnya Dija
    tanggal 23 maret nanti….
    ikutan ya Tante

    http://yellow-up-yourlife.blogspot.com/2011/03/dijas-first-birthday-giveaway-letters.html

    iya Sayang, nanti tante tulis surat buat Dija ya…
    Kalo Dija belum bisa baca, biar dibacain tante Elsa ya.. :)

  24. elsa March 14, 2011 at 4:21 am

    waaaaaaaaah daun musim gugur
    aku suka banget! warnanya merang orange kuning.
    aku bahkan menyimpan selembar daun musim gugur di dompetku
    hehhee

    waaaa…..nyimpan daun musim gugur? Pasti udah kering gitu ya mb?

  25. bundamahes March 15, 2011 at 3:48 am

    Daun yang jatuh tak pernah membenci angin, kurang lebih begitulah kata bang Tere Liye

  26. bobby March 20, 2011 at 12:26 am

    maknanya mendalam… sepertinya ku tahu arti yang tersembunyi

Any comments?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s