celoteh .:tt:.

– dengar, lihat, rasakan –

sepasang separuh jiwa

Aku mendapatimu duduk di samping pembaringan. Matamu menceritakan kecemasan, khawatir, dan sedih. Namun kuatmu menahan kristal bening supaya tak jatuh, senyum tetap tersungging, dorongan semangat kau alirkan pada dia, kekasih halalmu tercinta. Tak perlu lagi aku menguatkanmu, kamu lebih kuat dari yg kuduga.

Namun berapa hari berselang, aku mendapatimu dgn bibir gemetar, mata sembab, dan semangat memudar. Kekasih halalmu mengajakmu tertawa. Dia lebih segar dari hari sebelumnya. Meski terbaring, matanya berbicara: aku akan baik2 saja, istriku!

Aku tersenyum, suatu hari, ketika pesan singkatmu mengandung tawa & semangat. Kamu telah pulih dari keterpurukanmu tempo hari. Dan ada kelegaan mengalir di sepanjang aliran darahku. Tak banyak yg bisa kulakukan untuk membantumu, selain doa yg dalam untuknya & untukmu. Tapi kalian berdua telah melakukannya satu sama lain. Saling menguatkan saat yg lain lemah. Saling menghibur saat yg lain sedih. Dengan ketulusan, dan tentu saja, dengan cinta.

Dia adalah separuh jiwamu. Begitu pun sebaliknya. Sakitnya adl sakitmu, sedihnya adl sedihmu. Dan semangatmu, juga adalah semangatnya.

Semoga semangat itu terus kaualirkan padanya. Semoga tawa & bahagia senantiasa ada pada kalian berdua. Kita percaya, mujizat itu nyata, & kita berdoa Tuhan akan mengaruniakannya. Amin.

.

.

#utk perempuan yg wajahnya mirip denganku.

16 Responses to sepasang separuh jiwa

  1. Pakdenya Tt August 15, 2010 at 4:23 pm

    suami isteri memang harus caring and sharing
    setia dalam suka dan duka
    semoga lekas sembuh yaa

    salam hangat dari Surabaya

  2. bintang August 16, 2010 at 12:52 am

    syapa yang sakit ???

  3. nh18 August 16, 2010 at 9:16 pm

    Semoga tawa & bahagia senantiasa ada pada kalian berdua

    Aaammmiiinnn …

  4. septarius August 17, 2010 at 12:24 pm

    ..
    Semoga keluarga yang sakit cepat sembuh ya..
    ..

  5. Andi August 18, 2010 at 1:55 am

    laa ba’sa thahurun Insya Allah…
    (tak mengapa, Insya Allah menyucikan dari dosa)

  6. dykapede August 18, 2010 at 11:26 am

    Met buka puasa mba ya…

    salam..lho lho lho…ko’ !

    makasih D3pd

  7. D3pd August 18, 2010 at 11:28 am

    :-D

    kok ketawa?
    Gk baca postingannya ni mesti…

  8. gerhanacoklat August 19, 2010 at 4:05 am

    suami istri selalukah begitu?

    mudah2an mb…
    atau memang semestinya begitu?

    Smg kelak jika sy memiliki suami, kami akan menjadi sepasang separuh jiwa yang melengkapi satu sama lain. Amin.

  9. jiwasukses August 19, 2010 at 5:46 am

    Wah,uraian yg menyentuh……seandainy mirip dgnku,kira-kira apa ya tulisannya?hehe

    salam kenal dari Pasundan!
    N.A.Mancunk
    http://www.jiwasukses.tk

    hihi…ya tergantung lah, kita punya kisah apa..hehe…
    salam kenal juga mb… :)

  10. Ceritaeka August 23, 2010 at 3:12 am

    Melleh baca ini..
    Udh gimana skr Tik?
    Udh sembuhkah?
    May he gets better soon…
    ===
    sekarang jalani rawat jalan mb…
    Semoga terus kuat dan semangat. Amin.

  11. Daenk Afdhal August 23, 2010 at 11:33 am

    aihh titi nih memang hebat bermain kata2 :)
    ===
    aih…daenk pintar memuji…. :)

Any comments?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s